Menu

Mode Gelap
Gerakan Solidaritas untuk Affan Kurniawan, Penegakan Keadilan hingga Salat Ghaib Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG

Peristiwa · 27 Agu 2022 21:42 WIB

Jasad Pria yang Terjebak dalam Pipa Irigasi Gagal Dievakuasi


					Jasad Pria yang Terjebak dalam Pipa Irigasi Gagal Dievakuasi Perbesar

Pajarakan,- Samsul warga Dusun Triwungan, Desa Brani, Kecamatan Maron, Probolinggo, ditemukan tewas di dalam pipa saluran airgorong di Desa Selogudik, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (27/8/22).

Sayangnya, proses evakuasi pria berumur 64 tahun tersebut hingga berita ini ditulis, belum bisa dilakukan.

Kapolsek Pajarakan Iptu Eko Purwadi menjelaskan, Tim Badan Sar Nasional Kabupaten Probolinggo beserta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kesulitan melakukan evakuasi terhadap korban.

“Sekitar pukul 11.00 WIB kita mendapatkan laporan bahwa warga Selogudik Wetan menemukan mayat yang tersangkut di dalam gorong – gorong. Selamaini kita masih proses evakuasi karena korban ini terhimpit di dalam gorong-gorong itu dan sampai saat ini proses evakuasi masih dilakukan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Eko menjelaskan, tiga hari sebelumnya Polsek Maron mendapat laporan orang hilang dari keluarga korban. “Kemudian empat hari ini ditemukan warga Selogudik dalam keadaan meninggal dunia,” katanya.

Proses evakuasi korban, imbuh Kapolsek, tidak mudah karena posisi jenazah tepat berada di dalam pipa besi.

terhambat karena ada beberapa hal yang harus dirundingkan antara pihak keluarga beserta tim Sar yang akan melakukan evakuasi. “Jasad ini sudah berada di dalam pipa sekitar empat hari lalu,” tegasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Wahid Nurahman menekankan adanya musyawarah antara keluarga, kepolisian dan tim evakuasi.

“Proses evakuasi harus melalui langkah-langkah kemanusiaan agar mayat tetap utuh. Maka (solusinya) kami akan memecah gorong-gorong ini,” ucap Wahid. (*)

 

Editor : Efendi Muhammad

Publisher: Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Baru Pandaan Akan Direlokasi

29 Agustus 2025 - 17:38 WIB

Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa

29 Agustus 2025 - 15:45 WIB

Bikin Geger! Ular Piton 3 Meter Masuk ke Rumah Warga di Mayangan

29 Agustus 2025 - 14:59 WIB

Kebakaran Landa Pasar Baru Pandaan, Puluhan Lapak Terbakar

29 Agustus 2025 - 04:45 WIB

Truk Muat 10 Ton Beras Tergelincir ke Sungai Bondoyudo Lumajang

28 Agustus 2025 - 18:33 WIB

DPO Curanmor Korban Ledakan Bondet di Pasrepan Meninggal Dunia

27 Agustus 2025 - 16:18 WIB

Gudang Mebel di Pasuruan Hangus, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta

26 Agustus 2025 - 14:52 WIB

Bakar-bakar Sampah Hanguskan Kandang, 4 Ekor Kambing Mati Terpanggang

24 Agustus 2025 - 19:37 WIB

Terlindas Truk Tebu, Pemotor di Jalur Pantura Pajarakan Tewas

24 Agustus 2025 - 16:12 WIB

Trending di Peristiwa