Saat Presiden Jokowi Kagumi Sepatu Buatan Pemuda Pasuruan, Belinya di Mandalika

Beji,- Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dalam akun twitternya menggunggah sebuah foto ia sedang memakai sepatu warna merah dengan kombinasi kain tenun sundawa. Sepatu itu dibelinya di Bazar Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Saya membeli sepatu berwarna merah dengan kombinasi kain tenun sundawa. Ibu negara belanja dua tas berbahan rumput ketak. Semuanya hasil produksi UMKM yang gerainya saya temui di Bazar Mandalika, siang tadi,” kata Jokowi dalam cuitannya, tertanggalKamis (13/1/2022).

Siapa sangka, ternyata sepatu yang dibeli Jokowi itu adalah produk perajin sepatu asal Dusun Jambe, Desa Bujeng, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Perajin itu adalah Tamaji (25), Ia merasa kaget saat mengetahui jika prosuk sepatu hasil karyanya dicoba oleh orang nomor satu di Indonesia.

“Kaget saya mas, awalnya itu scroll-scroll story rekan kerja di lombok. Loh, kok sepatu saya di pakai Presiden Jokowi,” kata Tamaji, Sabtu (15/2/2022).

Mengetahui sepatu karyanya dibuat Jokowi, Tamaji kemudian langsung melihat unggahan Jokowi di akun twitternya.

“Ternyata memang benar, sepatu warna merah dengan motif tenun itu buatan saya. Sebelumnya memang saya kerjasama dengan UMKM tenun di daerah Lombok Tengah,” ceritanya.

Dalam kerjasamanya itu, dijelaskan Tamaji, sudah membuat 40 pasang sepatu untuk dikirim ke Lombok. Namun, produk sepatu dengan motif tenun dari lombok tersebut sudah tak tersedia di galery miliknya.

“Banyak yang tanya setelah sepatu saya dibeli Jokowi, tapi stoknya habis dan sudah dibawa ke Lombok semua,” ujarnya.

Rencananya, Tamaji akan membuat sepatu dengan motif tenun khas Lombok tersebut pada awal Febuari mendatang. Karena, ia masih harus menunggu kain tenun yang dikirim oleh rekan kerjanya itu.

“Awal Februari nanti akan produksi lagi, masih nunggu kainnya,” pungkasnya. (*)

Baca Juga  Suplai Berkurang, Harga Cabai Rawit Terus Melejit

Editor: Efendi Muhammad
Publisher: Albafillah

Baca Juga

Dua Tahun Menghilang, Tradisi Praonan di Pasuruan Kembali Digelar

Pasuruan,- Tradisi Praonan (naik perahu) di laut untuk merayakan Hari Raya Ketupat atau hari ke-7 …