Penjual Kerai Bambu Keliling Tetiba Meninggal, Keluarga Kaget

DRINGU,- Penjual kerai (tirai) bambu bernama Syafi’i (45), ditemukan meninggal di depan rumah warga di Dusun Langgaran, Desa Kalisalam, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Senin siang (20/9/21). Dugaan sementara, korban meninggal karena terkena serangan jantung.

Kapolsek Dringu, Iptu Bagus Purnomo mengatakan, sebelum korban meninggal, pria kelahiran Lampung yang tinggal Dusun Manis, Desa Lawean, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo itu berkeliling kampung guna menjual kerai bambu seperti biasanya.

Sapi’i menjual kerai keliling dengan mengendarai Suzuki Smash biru. Namun sesampainya di lokasi, ia tetiba gagal mengendalikan laju kendaraan dan terjatuh tidak sadarkan diri.

“Setelah mendapat laporan, kita langsung mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) dan memintai keterangan saksi. Dari keterangan saksi, bahwa korban ini tiba-tiba terjatuh dan tak sadarkan diri,” ujar Bagus.

Setelah melakukan olah TKP, polisi dibantu warga lantas membawa jenazah ke kamar mayat RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo. Dari hasil pemeriksaan tim medis rumah sakit, diduga kuat korban meninggal akibat serangan jantung.

“Setelah dipastikan meninggal karena sakit (jantung), kita langsung menghubungi pihak keluarga yang tinggal di Lawean, agar jasad korban segera dimakamkan,” imbuh mantan Kapolsek Gading ini.

Dikonfirmasi terpisah, istri korban Mahesa menyebut bahwa suaminya tidak memiliki riwayat sakit jantung. Bahkan sebelum berangkat kerja pun, Syafi’i tidak mengeluhkan rasa sakit apapun.

“Saya dan suami sudah tujuh tahun tinggal di Probolinggo. Suami saya setiap harinya jualan kerai dan saya kaget ketika suami saya meninggal (akibat serangan jantung) karena tidak punya riwayat sakit,” curhat Mahesa. (*)

Editor: Efendi Muhammad
Publisher: Albafillah

Baca Juga  Tiba di Polresta Probolinggo, Mendikbud Gelar Pertemuan Tertutup

Baca Juga

Ditemukan Mayat di Warung Esek-esek, Pol PP Soroti Prostitusi

PROBOLINGGO,- Penemuan jenazah seorang laki-laki beberapa hari lalu di depan sebuah warung remang-remang Desa Sumberanyar, …