PASURUAN,- Sebanyak 87 Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kota Pasuruan terpapar Covid-19. Dari 87 nakes itu, 48 orang berasal dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R Soedarsono Kota Pasuruan.

“Sisanya, ada di puskesmas-puskesmas yang sampai sekarang dilakukan tes oleh Dinas Kesehatan. Bisa jadi besok ada penambahan,” kata Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul kepada wartawan, Rabu (7/7/21) siang.

Kondisi ini, membuat ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) di rumah sakit plat merah itu ditutup. Penutupan rumah sakit yang berada di Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo itu berlaku hari ini sampai besok, Kamis (8/7/22).

“Kami mohon maaf untuk hari ini sampi besok tidak bisa melayani pasien karena kekurangan tenaga kesehatan,” Gus Ipul menjelaskan.

Di IGD, sambung Gus Ipul, ada 4 dari 6 dokter jaga yang sudah terpapar virus korona. Dengan demikian, dokter yang tersedia tinggal 2 orang. Dua orang itu kini difokuskan untuk melayani pasien lama yang masih menjalani perawatan.

“Kami belum bisa menerima pasien baru, tetapi pasien yang didalam (pasien lama, red) dimaksimalkan pelayanannya,” ujarnya.

Gus Ipul, meminta masyarakat memahami kondisi saat ini. Sejak dua hari ini, lanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur rumah sakit ini ijin untuk konsolidasi internal agar penyebaran Covid-19 di rumah sakit segera teratasi.

“Tapi saya minta bertahan agar bisa amelayani masyarakat,” ujar mantan Wakil Gubernur Jawa Timur ini.

Hari ini, tutur Gus Ipul, kedua pejabat itu menyampaikan bahwa jika diteruskan, nanti akan terjadi sesuatu yang lebih rumit.

“Maka itu saya izinkan satu dua hari ini konsolidasi internal melakukan penyemprotan disinfeksi dan setelah itu mudah mudahan selambat-lambatnya satu sampai dua hari nanti bisa melayani masyarakat kembali,” pungkas dia. (*)

Editor : Efendi Muhammad
Publisher : Albafillah

Advertisement

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.