MAYANGAN-PANTURA7.com, Pandemi Covid-19 yang berlangsung selama 6 bulan terakhir, membuat sektor ekonomi morat-marit, tak terkecuali di Kota Probolinggo. Bahkan sejumlah pelaku usaha terpaksa gulung tikar, pasca terdampak Covid-19.

Para pelaku usaha dipaksa kreatif dan inovatif agar usahanya tetap bertahan. Disisi lain, masyarakat membutuhkan sistem baru yang memberikan layanan prima namun aman dari ancaman Covid-19.

Peluang ini ditangkap betul oleh Beejay Seafood Probolinggo, yang bergerak melakukan penguatan reseller di tingkat masyarakat bawah. Hingga pertengahan Oktober 2020, usaha kuliner tersebut sudah mempunyai 24 reseller.

“Targetnya, setiap kompleks perumahan, ada satu reseller. Sehingga nantinya bisa menyuplai kebutuhan makanan bergizi masyarakat,” terang Direktur Operasional Beejay Seafood Probolinggo, Juda Mangitung, Jum’at (16/10/2020).

KREATIF : Dua mitra menunjukkan sejumlah produk olahan ikan milik Beejay Seafood Probolinggo. (foto : Moch. Rohim).

Dikatakan Juda, tiap reseller dibekali dengan katalog produk olahan hasil produksi Beejay Seafood. Seperti pentol, tempura, siomay, nugget, pangsit dan sebagainya. Selain itu, Beejay Seafood menyajikan makanan siap saji berbahan dasar ikan.

“Kita tahu ikan yang menjadi bahan baku produk olahan kami, merupakan salah satu sumber gizi terbaik. Jadi secara tidak langsung, kami membantu masyarakat mendapatkan asupan gizi selama pandemi Covid-19,” tandas Juda.

Untuk menjadi reseller, imbuh Juda, calon reseller cukup mendaftar pada platform media sosial maupun bagian marketing perusahaan. Selanjutnya, calon reseller mengikuti sejumlah pelatihan di ‘reseller academy’ yang sudah disediakan.

“Tidak perlu modal atau down payment (DP) produk. Cukup menggunakan gawai mereka untuk menerima dan mendata order dari pelanggan, lalu kirim datanya k kami. Nanti barang pesanan diantar ke reseller,” jelas alumnus Teknologi Pangan Universitas Brawijaya ini.

Saat ini, sambungnya, reseller Beejay Seafood masih fokus memperkuat jaringan di wilayah Probolinggo Raya. “Namun target kami, bisa mencakup wilayah Jawa Timur dan Bali,” tegas putra Benjamin Mangitung, pemilik Beejay Bakau Resor ini.

Baca Juga  Blusukan ke Pasar, Politisi PDI-P Gandeng Sosialita

Salah satu mitra Beejay Seafood, Serlina Ivana mengaku terbantu dengan terobosan yang ditempuh perusahaan makanan tersebut. Ia yakin masyarakat akan memberikan respon positif.
 
“Harganya cukup terjangkau, bahkan murah ya dengan kualitas makanan yang dipasarkan. Rasanya juga enak, ikannya sangat terasa, alami tanpa perasa buatan,” tukas wanita asal Kelurahan Sumbertaman, Kecamatab Wonoasih ini.

Beejay Seafood Probolinggo sebelumnya dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di bidang ekspor bahan olahan ikan laut dalam. Dalam satu bulan, Beejay Seafood mengekspor ikan jenis kakap, kerapu dan sejenisnya hingga 200 ton ke Australia dan Malaysia. (*)


Editor : Efendi Muhamad
Publisher : Rizal Wahyudi