MAYANGAN-PANTURA7.com, Pencegahan penularan virus corona atau Covid-19 terus dilakukan. Kali ini, Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo bersama TNI/Polri melakukan penyemprotan disinfektan terhadap ratusan unit angkutan kota (angkot), Selasa (7/4/2020).

Penyemprotan dilakukan di halaman Museum Probolinggo di Jalan Suroyo. Petugas yang menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, menyemprotkan disinfektan ke angkot satu-persatu.

“Penyemprotan akan terus dilakukan secara bertahap, penyemprotan kendaraan umum mulai dari angkutan perkotaan dan bus antarkota hingga antarprovinsi dilakukan di sejumlah titik,” kata Kasi (Lalu Lintas dan Angkutan ) LLA Dishub Kota Probolinggo, Muhamad Dahroji.

Ia menjelaskan, seluruh bagian dalam angkutan disemprot disinfektan termasuk bagian pintu dan pegangan pintu yang kerap disentuh penumpang selain kursi dan jendela angkutan. Hal itu dimaksudkan guna membunuh sebisa mungkin virus yang menempel.

“Disamping itu, kami juga melakukan pemasangan stiker himbauan,’ Dilarang Merokok Didalam Angkot’,’’ jelas Dahroji.

Dahroji menambahkan, penyemprotan juga akan dilakukan di ruang tunggu penumpang dan sejumlah ruangan kantor Dishub di terminal. Penyemprotan itu, diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Angkutan umum rentan karena mobilitasnya tinggi dan mengangkut penumpang banyak setiap hari. Sehingga perlu dilakukan penyemprotan untuk mengantisipasi merebaknya berbagai macam virus, termasuk virus corona,” ia menegasskan.

Sementara itu, Ketua ASAP Kota Probolinggo Muhamad Sirin mengapresiasi upaya yang dilakukan petugas. Namun ia berharap pemerintah tidak hanya penyemprotan saja, melainkan memberikan bantuan dalam bentuk sembilan bahan pokok (Sembako).

‘’Kami butuh sembako, untuk makan keluarga di rumah. Sebab himbauan pemerintah untuk tidak keluar rumah, membuat penumpang angkot sepi sehingga pendapatan kami turun 90 persen,’’ keluh Sirin. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : Rizal Wahyudi