Lumajang,- Sejumlah petani tembakau di Kabupaten Lumajang, mengolah buah-buahan, sayuran, hingga bahan organik lainnya menjadi pupuk organik cair.

Pembuatan pupuk dilakukan secara gotong royong di Kantor APTI Lumajang, Desa Kaliwungu, Kecamatan Tempeh.

Sejumlah bahan seperti buah-buahan, sayuran, tetes hewan, dan ragi diolah menjadi satu ramuan pupuk organik.

Ketua APTI Lumajang, Dwi Wahyono, mengatakan semakin banyak petani yang mulai memahami penggunaan pupuk organik sebagai bagian dari budidaya tembakau.

“Pupuk organik kualitasnya tidak kalah dengan pupuk kimia, terutama ketika pembuatannya dilakukan dengan teori yang benar,” katanya, Senin (21/9/2026).

Sementara itu, Konsultan Pupuk Organik APTI Lumajang, Ade Rian, mengatakan ketepatan dalam proses pembuatan menjadi faktor penting agar pupuk organik dapat dimanfaatkan secara optimal.

Petani, imbuh dia, perlu memahami pemilihan bahan, komposisi, proses fermentasi hingga cara mengaplikasikan pupuk pada tanaman.

“Untuk pengetahuan itu sendiri, diberikan lewat sekolah lapang yang diikuti para petani tembakau Lumajang. Dalam pembelajaran itu, petani mendapatkan praktik langsung mengenai pembuatan dan pemanfaatan pupuk organik,” tandasnya. (*)


Editor: Elha Hidayat

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.