Pasuruan,- Rumah di Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, hangus terbakar, Rabu (1/7/26) malam.

Rumah yang dihuni seorang pria dengan gangguan jiwa (ODGJ) itu diduga sengaja dibakar, namun penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan polisi.

Rumah tersebut ditempati Agus Suhata (43). Sejak kedua orang tuanya meninggal dunia, Agus diketahui tinggal seorang diri. Beruntung, warga berhasil mengevakuasi korban sebelum kobaran api semakin membesar.

Ketua RT setempat, Rustam, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Mengetahui adanya kobaran api, warga langsung berupaya memadamkannya menggunakan peralatan seadanya.

Sambil lalu, warga menunggu mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.00 WIB.

Menurut Rustam, dirinya pertama kali mengetahui kebakaran setelah dibangunkan anaknya. Warga kemudian bergotong royong memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain.

“Api pertama kali terlihat dari ruang tengah. Saat itu saya sedang tidur, lalu dibangunkan anak saya. Saya langsung lari mencari air. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 01.00 WIB,” ujarnya.

Rustam menambahkan, pemilik rumah telah mengalami gangguan jiwa selama belasan tahun. Korban sebelumnya sempat menjalani pengobatan, namun belakangan diduga kembali mengalami kekambuhan.

“Dulu pernah berobat, sekarang mungkin kambuh lagi. Memang sudah belasan tahun mengalami gangguan jiwa,” tambahnya.

Akibat kebakaran tersebut, bagian atap rumah beserta perabotan di dalamnya hangus terbakar. Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab kebakaran.

Kapolsek Beji, Kompol Akhmad Sukiyanto, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pemilik rumah berhasil diselamatkan warga meski saat kejadian berada seorang diri di dalam rumah.

“Tidak ada korban jiwa. Pemilik rumah berhasil diselamatkan oleh warga sekitar. Korban tinggal sendirian di rumah ini dan memang mengalami gangguan mental,” kata Akhmad.

Ia menegaskan, polisi masih belum dapat memastikan penyebab kebakaran. Dugaan sementara masih didalami, termasuk kemungkinan kebakaran dipicu oleh korban atau akibat korsleting listrik.

“Kami belum bisa memastikan apakah kebakaran ini sengaja dibakar oleh pemilik rumah atau disebabkan korsleting listrik. Kami masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.(*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.