Probolinggo,- Polisi menemukan sedikitnya 8 jeriken sisa kebakaran di dalam mobil yang terbakar di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Dugaan sementara, pengemudi kendaraan Muhammad Yusuf (40), warga Dusun Jelegi RT/05 RW/02 Desa Mojolegi, Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo, baru saja mengisi BBM sebelum mobil terbakar.

“Iya memang mengisi bensin (pertalite, red) sebelum mobilnya terbakar. Nah saar mau keluar dari pom, tiba-tiba terbakar,” tutur Abdulllah, warga yang berada di lokasi kejadian.

Namun ia tidak tahu pasti jumlah jeriken yang berada du dalam kendaraan. “Tidak tahu pasti jumlahnya, kemungkinan lebih dari 8 jeriken,” ucapnya.

Tim Identifikasi Satreskrim Polres Probolinggo telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, polisi juga mengambil sampel cairan diduga BBM yang berada di dalam mobil.

“Kejadian ini masih kita selidiki, anggota telah melakukan olah TKP. Nanti perkembangannya, kami sampaikan kembali,” ucap anggota Samapta SPKT Polres Probolinggo, Ipda Alfajri di lokasi.

Polisi memastikan tidak ada korban dalam kejadian ini. “Tidak ada korban, hanya satu orang yang luka bakar dan sekarang dirawat di rumah sakit,” imbuh Ipda Alfajri.

Seperti diketahui, satu unit mobil jenis Suzuki Baleno terbakar di arah keluar SPBU 54.672.09 Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Kamis (4/6/26) pagi.

Karyawan SPBU sempat menggunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) untuk menjinakkan si jago merah. Namun kobaran api tetap tak terkendali hingga akhirnya 2 unit mobil Damkar datang ke lokasi.

Posisi kebakaran yang sangat dekat dengan area tangki pengisian BBM, membuat situasi kian panik. Sebab potensi terjadinya ledakan sekunder yang lebih besar membayangi lokasi kejadian.

Namun amukan si jago merah akhirnya bisa dikendalikan. Polisi masih terus menjalani insiden di pinggir jalur pantura Probolinggo – Situbondo ini. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.