Jember,- Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Rifki (22), korban kedua yang hilang terseret ombak di Pantai Seruni Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian terhadap dua kakak beradik asal Kecamatan Panti tersebut resmi dihentikan.

Rifki ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tim menerima laporan masyarakat dan nelayan yang melihat sesosok tubuh mengapung di perairan Pantai Payangan pada Senin (1/6/26) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Komandan Tim Operasi SAR Pos SAR Jember, S. Jefri Putra Pratama, mengatakan begitu menerima informasi tersebut, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan evakuasi.

“Mendapat informasi tersebut, Tim SAR segera mendatangi lokasi dan berhasil mengevakuasi tubuh korban sekitar pukul 21.30 WIB,” ujarnya.

Jefri menjelaskan, saat ditemukan korban mengenakan pakaian serba hitam.

Dari hasil identifikasi, korban dipastikan merupakan Rifki, wisatawan yang sebelumnya dilaporkan hilang bersama kakaknya akibat terseret ombak.

“Korban laki-laki memakai baju dan celana hitam, merupakan korban kedua wisatawan Pantai Payangan. Selanjutnya, kami evakuasi ke Puskesmas Ambulu,” katanya.

Korban ditemukan pada koordinat 08°26’27″S – 113°34’57″E atau sekitar 1,24 kilometer dari lokasi awal kejadian ke arah 160,13 derajat.

Sebelumnya, kakak korban, Barokatul Hidayat (27), juga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin pagi sekitar pukul 05.30 WIB.

Korban ditemukan sekitar 1,21 kilometer dari titik awal kejadian setelah nelayan setempat melaporkan adanya objek mencurigakan di perairan Payangan.

Kedua korban merupakan warga Dusun Karang Kebon, Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember.

Keduanya dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Seruni Payangan pada Sabtu (30/5/26) siang.

Selama operasi pencarian, tim SAR gabungan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU) yang melakukan penyisiran menggunakan perahu LCR, perahu jukung, serta pencarian melalui jalur darat di sepanjang pesisir pantai.

Operasi SAR melibatkan BPBD Jember, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, Polsek Ambulu, Koramil Ambulu, Pos TNI AL Puger, Satpolairud Polres Jember, SAR Rimba Laut, Rumah Zakat Jember, Destana Suci, Siluman Rescue, Baret Rescue, MDMC Jember, serta masyarakat dan keluarga korban.

Dengan ditemukannya kedua korban, operasi SAR gabungan resmi dinyatakan selesai dan ditutup pada Selasa (2/6/26) pukul 08.00 WIB.

Jenazah kedua korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.