Probolinggo,– Kereta Api (KA) masih menjadi moda transportasi yang diminati wisatawan asing untuk menuju berbagai destinasi wisata di tanah air, tak terkecuali di wilayah Daop 9 Jember.

Dari total 23 ribu wisatawan mancanegara yang tercatat naik dan turun di wilayah Daop 9 Jember selama tahun 2026, Stasiun Probolinggo mencatat okupansi tertinggi dengan lebih dari 8 ribu penumpang merupakan Warga Negara Asing (WNA).

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro mengatakan, berdasarkan data okupansi wisatawan mancanegara yang naik dan turun di stasiun wilayah Daop 9 Jember, sebanyak 23.943 penumpang pada periode Januari–April 2026.

“Data tersebut merupakan akumulasi penumpang WNA yang naik dan turun di 13 stasiun wilayah Daop 9 Jember,” kata Cahyo, Kamis (28/5/26).

“Hal ini membuktikan bahwa moda transportasi kereta api memberikan kenyamanan, keamanan, dan ketepatan waktu bagi wisatawan menuju berbagai destinasi wisata,” imbuhnya.

Cahyo menjelaskan, tiga stasiun dengan okupansi penumpang WNA tertinggi pada periode Januari–April 2026 yakni Stasiun Probolinggo sebanyak 8.570 penumpang, Stasiun Banyuwangi Kota sebanyak 7.258 penumpang, dan Stasiun Ketapang sebanyak 6.122 penumpang.

Sementara pada periode Januari–April 2025, dijelaskan Cahyo, total okupansi penumpang WNA tercatat mencapai 23.086 penumpang.

Tiga stasiun dengan okupansi tertinggi juga ditempati Stasiun Probolinggo sebanyak 6.175 penumpang, Stasiun Banyuwangi Kota sebanyak 5.090 penumpang, serta Stasiun Ketapang sebanyak 4.906 penumpang.

Menurut Cahyo, peningkatan okupansi penumpang WNA dipengaruhi beberapa faktor. Seperti musim liburan di negara asal wisatawan hingga tingginya minat turis menikmati destinasi wisata di Pulau Jawa.

“Tingginya okupansi di tiga stasiun tersebut tidak lepas dari besarnya potensi pariwisata yang dimiliki masing-masing daerah sebagai akses menuju destinasi wisata unggulan,” ujar dia.

Cahyo menambahkan, Stasiun Probolinggo menjadi salah satu stasiun dengan aktivitas penumpang WNA tertinggi karena menjadi akses utama menuju kawasan wisata Gunung Bromo.

Sementara Stasiun Banyuwangi Kota menjadi akses wisatawan menuju Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, dan sejumlah destinasi wisata lainnya.

“Kami mengimbau seluruh penumpang, khususnya wisatawan asing, agar selalu memperhatikan keselamatan selama berada di area stasiun maupun saat perjalanan menggunakan kereta api,” sampainya. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.