Probolinggo,- Sejumlah besi penutup drainase di Jalan Soekarno-Hatta (Soeta) dan Panglima Sudirman (Pangsud) hilang diduga jadi sasaran maling.
Total besi penutup drainase yang hilang yakni 3 besi penutup di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di depan Kantor Perhutani. Kemudian 5 besi penutup lainnya tersebar di sepanjang Jalan Pangliman Sudirman.
Hilangnya besi penutup drainase ini diketahui setelah dua ruas jalan tersebut selesai dilakukan preservasi dan diresmikan pada Januari 2026 lalu.
Selain menimbulkan kerugian material, raibnya besi penutup drainase ini juga membahayakan mengguna kendaraan roda dua ataupun empat.
Pasalnya, jika pengendara kurang berhati-hati, roda kendaraan bisa terperosok dan rawan mengakibatkan kecelakaan lalulintas.
“Jadi dari laporan yang saya terima, sampai saat ini total ada 8 tutup drainase di dua ruas jalan yang hilang. Padahal kami sudah seringkali mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga fasilitas yang telah dibangun,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR PKP) Kota Probolinggo, Setyorini Sayekti.
Ia menjelaskan, pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mengungkap pelaku pencurian. Disamping itu, DPUPR PKP tengah meminta pemilik rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi hilangnya besi penutup drainase.
Sebagai upaya mencegahan, PUPR PKP Kota Probolinggo telah berkoordinasi dengan Balai Besar Jalan terkait hal ini. Nantinya akan dilakukan pemasangan pengganti besi penutup drainase ini.
“Karena masih masih dalam masa pemeliharaan selama satu tahun, maka 8 besi penutup drainase yang hilang dicuri akan segera diganti. Saat ini masih dalam proses pemesanan,” imbuh dia.
Warga sekitar Jalan Panglima Sudirman, Hudi menyayangkan pencurian besi penutup drainase ini. Pasalnya dengan terbukanya saluran drainase, tentu akan berbahaya bagi pengguna jalan.
“Besi penutup drainase ini kan untuk menyaring sampah agar tidak masuk ke got, kok malah dicuri? Harapan saya agar besi bisa diganti agar tidak ada korban,” harap dia.
Sebelumnya, kejadian serupa.juga terjadi di Jalan Suroyo. Bahkan akibat kejadian tersebut, seorang warga asal Kelurahan Tisnonegaran, Kelurahan Kanigaran, mengalami patah tulang kaki sebelah kiri. (*)












