Probolinggo,- Eskalasi konflik di Timur Tengah, membuat jaminan keamanan di kawasan tersebut diselimuti ketidakpastian. Bahkan, puluhan ribu jemaah umrah asal Indonesia pun sempat terdampak.
Anggota DPR RI Komisi VIII, Dini Rahmania, mendesak pemerintah RI segera mengambil langkah konkret dalam rangka memberikan jaminan perlindungan kepada para jemaah.
Sebab, sambung wakil rakyat asal Dapil II Pasuruan – Probolinggo ini, sekitar 58.000 jemaah umrah sempat tertahan di kota Mekkah dan Madinah, Arab Saudi, akibat gangguan penerbangan.
“Kami di Komisi VIII meminta Kementerian terkait memberi semacam jaminan atau perlindungan bahwa jemaah yang penerbangannya tertunda tetap bisa sampai dan pulang dengan aman,” kata Dini kepada wartawan, Senin (9/3/26) petang.
Ia menjelaskan, memang saat ini para jemaah sudah bisa kembali ke tanah air. Sebelumnya, mereka mengalami penundaan perjalanan pada masa awal perang berkecamuk di Iran dan sekitarnya.
“Saat awal perang itu ada sekitar 58.000 jemaah umrah Indonesia yang tertahan di Mekkah dan Madinah. Tetapi sekarang sudah berangsur pulang dan sudah tidak ada kendala,” beber politisi kelahiran 39 tahun silam ini.
Dengan layanan umrah yang tetap dibuka seperti biasanya, Dini menyerukan agar pemerintah dan maskapai penerbangan, bisa menjamin keamanan dan perlindungan terhadap jemaah.
“Jadi faktor keamanan ini yang paling kita perhatikan. Jangan sampai ada kejadian yang tidak diinginkan selama perjalanan jemaah ke tanah suci,” pesannya.
Disamping itu, politisi Partai Nasdem ini meminta pemerintah juga lebih sigap dalam mengantisipasi segala kemungkinan terburuk terhadap jemaah yang tengah menunaikan ibadah umrah.
Apalagi konflik di Timur Tengah belum menunjukkan tanda-tanda meredup. Sebagai mitra strategis Kementerian Haji, Dini mengaku Komisi VIII juga sudah menyiapkan langkah mitigasi.
“Ya, kita juga meminta Kementerian Haji terus menjalin komunikasi dengan kementerian haji di Arab Saudi maupun dengan Kedutaan Besar Indonesia agar jika terjadi sesuatu, langkah-langkah penanganannya sudah dipersiapkan,” sampainya. (*)












