Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Sosial · 25 Jun 2025 19:32 WIB

Hutang KSU Cakrawala Semampir Capai Rp 2,2 Miliar, Dewan Panggil Eks Manager


					DIPANGGIL: Suasana pertemuan perwakilan KSU Cakrawala Semampir Kraksaan dengan DPRD Kabupaten Probolinggo. (foto: Ali Ya'lu).
Perbesar

DIPANGGIL: Suasana pertemuan perwakilan KSU Cakrawala Semampir Kraksaan dengan DPRD Kabupaten Probolinggo. (foto: Ali Ya'lu).

Probolinggo,- Kasus hutang KSU Cakrawala Semampir Kraksaan kepada sejumlah nasabahnya belum juga usai. Kondisi ini memaksa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo turun tangan.

Dewan pun melalui Komisi II akhirnya memanggil eks manager KSU Cakrawala Semampir serta Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo ke gedung DPRD setempat,  Rabu (25/6/25) siang.

Sebagai informasi, hutang KSU Cakrawala tidaklah sedikit, banyak dana nasabah yang belum dikembalikan. Tercatat hutang KSU Cakrawala mencapai Rp. 2,2 miliar.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Probolinggo, Reno Handoyo mengatakan, pihaknya memang memanggil sejumlah pihak terkait sebagai tindaklanjut dari aduan masyarakat yang mengaku uangnya belum dikembalikan.

“Kami kumpulkan di sini untuk mencari solusi, insya Allah Rabu (2/7/25) depan kami akan pertemukan lagi,” ujar Reno.

Sementara itu, eks Manager KSU Cakrawala H. Rasek mengatakan, dirinya sudah berhenti di koperasi ketika ia menunaikan ibadah haji November 2023 lalu, atau setelah Veronica selaku ketua KSU Cakrawala meninggal dunia.

Oleh para karyawan, sebagai manager H. Rasek dianggap sebagai pihak yang seharusnya juga bertanggung jawab dan paham tentang hutang Rp 2,2 miliar tersebut.

Selain itu, pihak DKUPP juga meminta H. Rasek turut bertanggung jawab terhadap pengembalian simpanan anggota KSU Cakrawala.

“Ketika masih hidup, saya juga sudah sarankan ke Ibu Vero, dan ibu Vero juga berjanji akan menjual rumahnya untuk pelunasan. Bahkan sudah ada yang nawar Rp 3 Miliar, tapi sampai sekarang belum terjual,” ujar H. Rasek.

Di sisi lain, DKUPP Kabupaten Probolinggo memang sejak awal sudah mewanti-wanti pihak koperasi untuk lebih waspada dalam mengelola keuangan. Sebab, dalam pengawasannya, ditemukan ada oknum yang diberi hutang oleh koperasi padahal bukan anggota.

“Minggu depan disepakati tadi bahwa akan dilakukan inventarisir siapa saja yang berhutang dan asetnya apa saja, tujuannya tentu untuk pelunasan,” ucapnya. (*)

 


Editor: Mohammad S

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 96 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan

29 Agustus 2025 - 19:10 WIB

Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan

29 Agustus 2025 - 18:59 WIB

Perbaikan Tuntas, Jalur Krucil – Tambelang Probolinggo Kini Mulus

29 Agustus 2025 - 04:15 WIB

Stadion Bayuangga Bakal jadi Venue Hari Jadi Kota Probolinggo, Askot PSSI dan Suporter Persipro Meradang

28 Agustus 2025 - 17:24 WIB

PKK Kabupaten Pasuruan Ikut Andil dalam Pencegahan Narkoba Bersama BNN

26 Agustus 2025 - 17:31 WIB

Layang-layang Jadi Penyebab Utama Padamnya Listrik PLN di Lumajang

26 Agustus 2025 - 15:07 WIB

Bangunan Liar di Kawasan Pelabuhan Kota Pasuruan Dibongkar Paksa

25 Agustus 2025 - 18:04 WIB

Stok Beras Medium di Jatim Mulai Langka, Begini Kondisinya di Probolinggo

25 Agustus 2025 - 16:01 WIB

Sempat Pudar, Tradisi Kelereng Balap Kembali Warnai Agustusan di Kedungsupit Probolinggo

24 Agustus 2025 - 16:48 WIB

Trending di Sosial