Menu

Mode Gelap
Akhmad Munir Nakhodai PWI Pusat, Bawa Semangat Rekonsiliasi Blarr! Bondet Meledak di Sumber Wetan Kota Probolinggo, Lukai Seorang Pemuda Mencekam! Warga Bakar Gedung Negara Grahadi Surabaya Unjuk Rasa Meluas, Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri dan Panglima TNI Bertindak Tegas Mahasiswa Jember Turun Jalan, Desak Presiden Prabowo Copot Kapolri Berawal dari Bakar Sampah, Warung di Kota Probolinggo Ludes Terbakar

Peristiwa · 10 Jul 2024 14:43 WIB

Protes Jalan Rusak, Warga Desa Condro Lumajang Tanam Pohon Pisang


					
PROTES: Warga Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, unjuk rasa protes kerusakan jalan. Insert: Jalan rusak pasca ditanami pohon pisang oleh warga. (foto: Asmadi). Perbesar

PROTES: Warga Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, unjuk rasa protes kerusakan jalan. Insert: Jalan rusak pasca ditanami pohon pisang oleh warga. (foto: Asmadi).

Lumajang,- Ratusan warga Dusun Gentengan, Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang turun jalan, Rabu (10/7/24). Mereka protes atas kerusakan jalan di wilayah setempat.

Pantauan PANTURA7.com, sebelum berdemonstrasi, warga menanami sepanjang jalan desa di Dusun Gentengan hingga perbatasan Desa Bagu.

Agar aksi tanam pohon lancar, warga melakukan blokade jalan. Alhasil, sejumlah kendaraan roda empat dan lebih yang biasa melintas di jalur truk pasir itu terpaksa putar haluan.

Koordinator Aksi, Sujumun mengatakan, aksi ini buntut dari kekesalan warga terhadap Kepala Desa Condro, yang dinilai membiarkan jalan rusak dan menebarkan polusi.

“Dulu kita dilibatkan hanya beberapa bulan saja untuk penarikan portal pasir. Hasil dari penarikan itu, kita kumpulkan untuk biaya perbaikan jalan,” kata Sujumun.

Diaamping itu, imbuh Sujumun, masyarakat juga menuntut pengembalian aset jalan desa dengan SK bupati agar menjadi jalan kabupaten.

“Kami juga menuntut adanya transparansi dan audit secara menyeluruh dana pembangunan jalan Dusun Gentengan yang diperoleh dari hasil pungutan portal pasir. Disamping itu, kami juga menuntut agar jalan angkutan pasir ditutup,” tegasnya

Sementara itu, Kepala Desa Condro, Supirno menyampaikan, per tanggal 5 Januari 2024, ia sudah bersurat bahwa jalan yang awalnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten (Pemkab), kini menjadi jalan desa.

“Kami juga siap menyerahkan aset jalan Dusun Gentengan ini kepada Pemkab (Lumajanh), kami juga siap dilakukan audit. Besok (kamis) kita juga akan melakukan rapat dengan PU lumajang dan perwakilan warga disini,” pungkasnya. (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Moch. Rochim


 

Artikel ini telah dibaca 254 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Blarr! Bondet Meledak di Sumber Wetan Kota Probolinggo, Lukai Seorang Pemuda

31 Agustus 2025 - 07:45 WIB

Berawal dari Bakar Sampah, Warung di Kota Probolinggo Ludes Terbakar

30 Agustus 2025 - 20:05 WIB

Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Baru Pandaan Akan Direlokasi

29 Agustus 2025 - 17:38 WIB

Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa

29 Agustus 2025 - 15:45 WIB

Bikin Geger! Ular Piton 3 Meter Masuk ke Rumah Warga di Mayangan

29 Agustus 2025 - 14:59 WIB

Kebakaran Landa Pasar Baru Pandaan, Puluhan Lapak Terbakar

29 Agustus 2025 - 04:45 WIB

Truk Muat 10 Ton Beras Tergelincir ke Sungai Bondoyudo Lumajang

28 Agustus 2025 - 18:33 WIB

DPO Curanmor Korban Ledakan Bondet di Pasrepan Meninggal Dunia

27 Agustus 2025 - 16:18 WIB

Gudang Mebel di Pasuruan Hangus, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta

26 Agustus 2025 - 14:52 WIB

Trending di Peristiwa