Pasuruan,- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan Gunung Arjuno, tepatnya di wilayah Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.
Berdasarkan laporan penanganan bencana, titik api mulai terdeteksi pada Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kobaran api kemudian merambat hingga ke kawasan puncak Gunung Ringgit dan masih dalam penanganan petugas gabungan hingga Jumat (16/10/2026) malam.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menyampaikan bahwa sebagian titik kebakaran telah berhasil dipadamkan. Namun, masih terdapat dua titik api yang menjadi perhatian petugas.
“Api di arah Bawangan sudah dapat dipadamkan. Saat ini masih tersisa dua titik api yang menyala, yakni ke arah puncak Gunung Ringgit dan di wilayah atas Jendela Langit,” ujar Sugeng.
Untuk mendukung penanganan di lapangan, aparat gabungan mulai mendirikan posko penanganan darurat di kawasan Cempaka, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan pada Jumat malam.
Penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur, di antaranya BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Pasuruan, TNI, Polri, petugas Taman Hutan Raya (Tahura), serta Satuan Tugas Masyarakat Peduli Api (Satgas MPA).
Petugas gabungan terus melakukan upaya penanganan untuk mengendalikan kobaran api agar tidak semakin meluas ke kawasan hutan di sekitarnya.
Sementara itu, luas kawasan yang terbakar masih dalam proses pendataan. Penghitungan belum dapat dipastikan lantaran api masih menyala di sejumlah titik.
BPBD Kabupaten Pasuruan menyatakan perkembangan penanganan kebakaran akan terus dipantau dan dilaporkan sesuai kondisi terbaru di lapangan.
“Perkembangan penanganan akan kami laporkan kembali sesuai kondisi terkini di lapangan,” pungkasnya. (*)












