Lumajang,- Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), sekitar wisata Puncak B29, Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, berhasil dipadamkan pada Rabu (14/10/2026).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Isnugroho, mengatakan titik api di Blok Pusung Puncak sudah tidak ditemukan pada Rabu pagi.

“Pagi tadi sudah dipastikan tidak ada titik api di Blok Pusung Puncak,” kata Isnugroho.

Kebakaran tersebut terjadi pada Selasa, 13 Oktober 2026, di kawasan lereng Gunung Semeru. Meski api telah padam, personel BPBD Lumajang disiagakan untuk memantau kondisi di lokasi dan mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru.

Isnugroho memastikan kebakaran tidak berdampak pada permukiman maupun lahan pertanian warga Desa Argosari. Menurut dia, lokasi kebakaran masih jauh dari permukiman penduduk.

“Aman, masih jauh dari permukiman. Ladang pertanian warga juga aman,” ujarnya.

Adapun luas area yang terbakar dan penyebab kebakaran tersebut belum diketahui. Isnugroho mengatakan kedua hal itu masih dalam penyelidikan pihak TNBTS.

“Untuk luas kebakaran dan penyebabnya masih dilakukan penyelidikan oleh TNBTS,” beber dia. (*)


Editor: Elha Hidayat

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.