Probolinggo,- Musibah kebakaran menimpa bangunan dapur dan kandang sapi milik Asmadi, warga Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, pada Senin (12/10/26) siang.
Diduga kuat, insiden tersebut dipicu oleh kobaran api kotoran sapi yang membakar tumpukan sampah dan merambat ke area bangunan.
Meski tidak ada korban jiwa, peristiwa kebakaran ini berdampak langsung pada dua kepala keluarga (KK) dan menimbulkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp50 juta.
Kronologi Kejadian
Insiden bermula ketika pemilik rumah, Asmadi, membakar tumpukan kotoran sapi di sekitar area kandang.
Api yang terus membesar tanpa pengawasan kemudian tertiup angin dan dengan cepat menyambar struktur dapur serta kandang sapi yang berbahan mudah terbakar.
“Api berawal dari tumpukan kotoran sapi yang dibakar, kemudian merambat ke bangunan di dekatnya hingga dapur dan kandang sapi terbakar,” ujar Asmadi.
Kebakaran tersebut menghanguskan area seluas kurang lebih 6×6 meter. Warga sekitar bersama petugas damkar, bergerak cepat sehingga bangunan rumah utama dan dua ekor sapi milik korban berhasil dievakuasi tepat waktu.
“Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan sekitar Rp50 juta. Alhamdulillah, rumah dan dua ekor sapi masih bisa diselamatkan,” tambah Asmadi.
Respon Cepat Damkar
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Satpol PP Kabupaten Probolinggo Unit Paiton menerima laporan darurat pada pukul 13.36 WIB.
Menanggapi laporan tersebut, regu pemadam langsung dikerahkan dua menit kemudian, yakni pukul 13.38 WIB, dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 13.42 WIB.
Proses pemadaman dan pendinginan melibatkan delapan personel Damkar Unit Paiton dengan dukungan dari aparat kepolisian Polsek Paiton serta personel penanganan darurat dari Unit Kraksaan.
“Petugas melakukan pemadaman dan pendinginan secara intensif di lokasi guna memastikan tidak ada sisa api atau titik pembakaran susulan. Setelah situasi dipastikan aman, seluruh personel kembali ke pos pada pukul 15.00 WIB,” tulis laporan resmi penanganan kebakaran Damkar Kabupaten Probolinggo. (*)












