Lumajang,- Jumlah pasien dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di RSUD dr. Haryoto Kabupaten Lumajang, meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan bulan sebelumnya.
Rumah sakit tersebut mencatat sebanyak 150 pasien dengan gangguan infeksi saluran pernapasan selama September 2026. Mayoritas pasien merupakan anak-anak, dengan proporsi sekitar 70 persen.
Humas Pelayanan Medis RSUD dr Haryoto Lumajang, dr Yanna Susanti, mengatakan lonjakan pasien tersebut terutama terlihat pada pelayanan rawat inap.
“Mayoritas adalah usia anak-anak. Sekitar 70 persen pasien yang datang dengan gangguan saluran pernapasan atas maupun bawah adalah usia anak-anak,” kata Yanna, Rabu (7/10/26).
Pasien yang datang, rata-rata mengalami gangguan saluran pernapasan atas maupun bawah, termasuk bronkitis akut dan pneumonia.
Selain itu, menurut Yanna, jumlah pasien dengan keluhan infeksi saluran pernapasan pada September meningkat sekitar tiga kali lipat dibandingkan Agustus.
Keluhan yang banyak disampaikan pasien antara lain batuk, pilek hingga sesak napas. Kondisi tersebut membuat sebagian pasien segera mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Jadi, data tersebut meningkat sampai di bulan September terjadi lonjakan sekitar tiga kali lipat. Keluhan utamanya batuk, pilek dan sesak napas. Ini yang membuat mereka segera datang ke sarana kesehatan,” beber dia.
Yanna mengatakan salah satu faktor yang berkaitan dengan peningkatan kasus tersebut adalah masa transisi musim dari cuaca panas menuju musim hujan atau pancaroba.
Pada kondisi tersebut, masyarakat dengan kemampuan adaptasi tubuh dan imunitas yang kurang baik disebut lebih mudah terpapar virus maupun bakteri.
“Saat ini kan musim pancaroba. Jadi, sangat dibutuhkan imunitas yang sangat baik. Mungkin beberapa masyarakat ini adaptasi ataupun imunitas yang turun akhirnya mudah terserang virus, bakteri,” ucap dia.
Untuk mencegah infeksi saluran pernapasan, Yanna mengimbau masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan.
Ia menyarankan masyarakat menggunakan masker, mencuci tangan, mengonsumsi makanan dan minuman bergizi seimbang serta berolahraga secara teratur.
“Imbauan kami, yang utama adalah tetap.pakai masker, kemudian cuci tangan, meningkatkan imunitas dengan pola hidup yang sehat yaitu makan minum yang bergizi dan seimbang serta olahraga yang teratur,” pungkasnya. (*)












