Probolinggo,- Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo menyabet penghargaan dari SETARA Institut sebagai kota terbaik pada zona berkembang (improving zone) dalam launching dan penghargaan Indeks Kota Toleran (IKT) 2025.

Indeks Kota Toleran (IKT) Award adalah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada kota-kota yang dinilai berhasil menerapkan praktik terbaik dalam mengelola toleransi, memperkuat inklusi sosial, serta menjaga keberagaman.

Penilaiannya mencakup dari kebijakan pemerintah, peran aparat, dukungan masyarakat melalui FKUB hingga kondisi masyarakat menjaga kerukunan umat beragama.

“Bersyukur, Kota Probolinggo menerima penghargaan yang hal ini merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat, mulia pemerintah daerah, tokoh agama, organisasi masyarakat, hingga pegiat toleransi agama,” kata Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari, Kamis (23/4/26).

Ina mengapresiasi SETARA Institute beserta tim yang memberikan penilaian objektif. Kedepan penghargaan ini akan jadi bahan evaluasi serta motivasi agar Kota Probolinggo terus memperkuat ekosistem di daerah.

“Ini jadi pengingat, bahwa toleransi harus ada dalam kebijakan, pelayanan publik, hingga kehidupan masyarakat sehari-hari,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB Kota Probolinggo, Ahmad Hudri, berterima kasih pada semua pihak yang terus memberikan dukungan atas terwujudnya Kota Probolinggo sebagai Kota Toleransi.

“Dukungan yang diberikan masyarakat melalui FKUB kedepan akan mempermudah kinerja pemerintah dan FKUB untuk menjadikan Kota Probolinggo jadi lebih toleran, kota yang menghargai perbedaan, inklusi dan menjunjung multikultularisme pada kebhinekaan,” beber Hudri. (*)

Editor: Mohammad S

Advertisement

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.