Probolinggo,– Kecelakaan maut yang melibatkan 5 kendaraan terjadi di Jalan Raya Probolinggo – Lumajang, tepatnya di Dusun Krajan, Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Sabtu (18/4/26) malam.
Insiden tersebut diduga disebabkan truk trailer yang mengalami rem blong. Akibat petaka ini, empat orang penumpang mobil dinyatakan meninggal dunia.
Informasi yang dihimpun, petaka terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Nermula saat truk trailer bernomor polisi B 2965 UEJ yang dikemudikan oleh Cecep Adi Sucipto (46) warga Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojomerto, melaju dari arah selatan menuju ke utara.
Truk melaju dengan kecepatan tinggi dan bahkan tak terkendali di jalur selatan Probolinggo itu. Diduga, truk mengalami rem blong beberapa meter sebelum lokasi kejadian ditengah kondisi jalan yang menurun.
Pada saat bersamaan, terdapat lima kendaraan yang sedang berhenti karena menunggu kereta api melintas. Tak ayal, truk kemudian menghantam kendaraan-kendaraan yang tengah berhenti itu.
Epat orang penumpang mobil Toyota Vios yang tertabrak, meninggal dunia, seketika. Sementara seorang sopir pikap bermuatan sayur, mengalami luka-luka serius.
“Jadi, saat di jalan turunan, rem sudah tidak berfungsi. Saya juga berusaha memperlambat laju truk dengan mengoper gigi dari 4 ke 3, namun upaya itu gagal sehingga langsung menabrak kendaraan yang berhenti,” kata Cecep, sopir truk trailer.
Proses evakuasi korban berlangsung dramatis karena keempat korban tewas terjepit bodi kendaraan. Petugas kepolisian dibantu warga, membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk mengevakuasi seluruh korban.
Setelah berhasil dievakuasi, korban luka-luka maupun jasad korban meninggal dunia, langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.
Usai mengevakuasi korban, anggota Unit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, seluruh kendaraan yang terlibat dipindahkan dari lokasi guna menghindari kemacetan.
“Saat rem blong, saya banting setir ke kanan dengan menabrak pikap terlebih dahulu sebelum akhirnya menabrak sedan,” imbuh Cecep.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Iptu Aditya Wikrama menyebut, pihaknya tengah mendalami penyelidikan kecelakaan karambol ini.
“Untuk sementara terdapat lima korban, baik luka maupun meninggal dunia. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan,” cetus Iptu Aditya. (*)













