Probolinggo,- Musibah kebakaran terjadi di Dusun Beddian, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (18/4/26) dini hari. Gudang rongsokan ludes dilalap si jago merah.
Kebakaran gudang rongsokan milik Babun itu pertama kali diketahui warga sekitar pukul 01.30 WIB. Ironisnya, pemilik gudang justru mengaku tidak mengetahui persis awal mula munculnya api.
Kepala Desa (Kades) Alaskandang, Mohammad Muhibbur Ridho menyebut, pada pukul 01.00 WIB, pemilik gudang rongsokan masih sempat masuk ke lokasi dan tidak melihat ada tanda-tanda kemunculan percikan api.
Namun saat keluar kembali sekitar pukul 01.30 WIB, api besar sudah berkobar hebat di tumpukan barang rongsokan, yang selama ini menjadi mata pencaharian korban.
“Jam 12 malam masih tidak tidur, ngirim besi ke Surabaya. Habis itu masuk sebentar, keluar lagi jam 1 enggak ada api, enggak ada apa. Keluar tiba-tiba ada api besar,” ungkap kades Ridho menirukan keterangan Babun kepadanya.
Objek yang terbakar bukan sembarang tumpukan sampah melainkan plastik daur ulang yang sudah dipres, disortir, dan dikemas atau produk daur ulang yang sudah dalam kondisi siap kirim ke pembeli.
“Jadi yang terbakar ini bahan plastik yang sudah dipres, sudah disortir, sudah siap kirim, sudah dipacking,” jelas Kades Ridho.
Pemilik gudang, sambungnya, mengklaim modal yang ia tanamkan, termasuk pinjaman bank, mencapai lebih dari Rp1 miliar. Dari jumlah itu, lebih dari separuh ludes terbakar.
“Modalnya 1 M lebih, bilang ke saya, yang terbakar itu lebih dari separuh, sisanya seperempatnya atau sekitar Rp700 juta,” tandas Ridho.
Warga sekitar yang mendengar kejadian langsung bergerak gotong royong memindahkan barang-barang di sekitar gudang agar api tidak merembet ke rumah-rumah tetangga.
“Saya ke warga Alaskandang salut karena ada kebakaran, gerak cepat membantu tetangga,” ujar Ridho.
Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 02.55 WIB. Akses jalan ke lokasi yang sempit, sempat memperlamban mobilisasi kendaraan damkar.
Hingga berita ini ditayangkan, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Pemilik gudang membantah melakukan pembakaran sampah di sekitar lokasi, yang menyulut terjadinya percikan api. (*)













