Jember,- Tahap uji publik program Beasiswa Cinta Bergema 2025 resmi dimulai. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember telah mengumumkan 7.180 calon penerima pada 8 November 2025.

Sementara 820 kuota beasiswa masih kosong karena sebagian pendaftar tidak memenuhi persyaratan administrasi.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Jember, Jupriono, menyebut seleksi dilakukan secara ketat oleh Kelompok Kerja (Pokja) Beasiswa sesuai aturan yang berlaku.

Ia menegaskan, penentuan kelulusan tidak didasarkan pada target kuota, melainkan pada kelengkapan dan keabsahan berkas pendaftar.

“Pokja bekerja berdasarkan aturan, bukan mengejar kuota. Pendaftar yang lolos memang yang memenuhi syarat,” ujar Jupriono dalam kegiatan Pro Gus’e di Kantor Dinas Pendidikan Jember, Sabtu (8/11/25).

Advertisement

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jember, Hadi Mulyono, menjelaskan hanya dua jalur beasiswa yang kuotanya telah terpenuhi, yaitu jalur afirmasi ekonomi dan jalur khusus.

“Sisanya masih di bawah pagu yang tersedia, karena seluruh penilaian mengacu pada persyaratan yang telah ditetapkan,” kata Hadi, Senin (10/11/25).

Menurut Hadi, pengumuman saat ini masih bersifat sementara karena peserta yang lolos harus melalui tahap uji publik yang berlangsung hingga 12 November 2025.

“Uji publik ini bagian dari transparansi program. Masyarakat diberi kesempatan untuk memberikan sanggahan atau masukan. Setiap tahapan terekam secara digital dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Setelah masa uji publik berakhir, Pokja Beasiswa akan menindaklanjuti tanggapan masyarakat pada 13–14 November 2025, sebelum menetapkan daftar penerima final pada 21 November 2025.

“Langkah ini dilakukan agar penerima beasiswa benar-benar mahasiswa asal Jember dan tidak sedang menerima bantuan pendidikan lain dari pemerintah,” pungkas Hadi. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.