Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Pemerintahan · 28 Jun 2025 13:30 WIB

Ngantor di Desa, Bupati Jember Salurkan Pompa Air bagi Petani


					NGANTOR DI DESA: Bupati Jember, Muhammad Fawait saat menyalurkan bantuan pompa air kepada Ketua Gapoktan Sidomulyo Desa Garahan Jati, Kecamatan Silo, Jumat, (27/6/25). (foto: Rozak Mubarok). Perbesar

NGANTOR DI DESA: Bupati Jember, Muhammad Fawait saat menyalurkan bantuan pompa air kepada Ketua Gapoktan Sidomulyo Desa Garahan Jati, Kecamatan Silo, Jumat, (27/6/25). (foto: Rozak Mubarok).

Jember,- Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyalurkan bantuan pompa air kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jumat, (27/6/25) sore.

Penyerahan bantuan ini berlangsung saat Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa), Desa Garahan Jati, Kecamatan Silo. Sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hadir dalam kegiatan ini.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengatakan, bantuan pompa air itu diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut, khususnya dalam menghadapi musim kemarau.

“Pompa ini semoga bisa memberikan manfaat nyata bagi para petani dan dipakai sebaik-baiknya,” ujar Bupati yang akrab di panggil Gus Fawait.

Ketua Gapoktan Sidomulyo, Abdus Salam, menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan Pemkab Jember terhadap kebutuhan petani.

Ia menyebut, bantuan tersebut sangat tepat sasaran dan mendukung aktivitas pertanian masyarakat.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Para petani kami benar-benar membutuhkan fasilitas seperti ini,” ungkap Abdus Salam.

Namun demikian, ia juga menyuarakan harapan agar Pemkab Jember memberikan perhatian lebih terhadap ketersediaan pupuk bersubsidi, terutama untuk tanaman kopi yang menjadi komoditas utama di desanya.

Menurutnya, sekitar 250 hektare lahan di Sidomulyo ditanami kopi, dan kebutuhan pupuk sangat mendesak.

“Lahan kami mayoritas milik perhutani, dan sampai sekarang belum ada dukungan pupuk bersubsidi untuk itu. Kami berharap ke depan ada solusi agar petani kopi bisa lebih sejahtera,” pungkasnya.

Program Bunga Desa sendiri merupakan inisiatif Bupati Jember, untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dengan berkantor di desa-desa, serta memberikan bantuan konkret sesuai kebutuhan wilayah. (*)

 


Editor: Mohammad S

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 44 kali

Baca Lainnya

Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan

29 Agustus 2025 - 20:51 WIB

Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

29 Agustus 2025 - 13:52 WIB

Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja?

28 Agustus 2025 - 21:06 WIB

BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi

28 Agustus 2025 - 20:40 WIB

Demi Jalan Tembus GOR A. Yani, Pemkot dan Pemkab Probolinggo Sepakat Pinjam Pakai Aset

27 Agustus 2025 - 18:48 WIB

Pemkot Probolinggo Usulkan 1.877 Honorer jadi PPPK Paruh Waktu, Tunggu Restu Kemenpan RB

27 Agustus 2025 - 14:34 WIB

Bunda Indah Ingatkan ASN Lumajang untuk Adaptif Hadapi Era Digital

26 Agustus 2025 - 16:51 WIB

Polemik Alihfungsi Gedung Kesenian, Wali Kota Probolinggo Terbuka Dialog dengan Pelaku Seni

26 Agustus 2025 - 07:44 WIB

LSM Diduga Peras Kades di Lumajang, Bupati Tidak Akan Ditoleransi

25 Agustus 2025 - 17:53 WIB

Trending di Pemerintahan