Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Pemerintahan · 28 Jun 2025 16:39 WIB

Gus Fawait Blusukan di Kecamatan Silo, Janji Perjuangkan Pupuk untuk Petani Kopi


					SERAP ASPIRASI:  Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat berdialog langsung dengan para petani kopi di Desa Garahan Jati, Kecamatan Silo. Jumat, (27/6/25). (foto: istimewa). Perbesar

SERAP ASPIRASI: Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat berdialog langsung dengan para petani kopi di Desa Garahan Jati, Kecamatan Silo. Jumat, (27/6/25). (foto: istimewa).

Jember,- Bupati Jember, Muhammad Fawait, kunjungan kerja ke Kecamatan Silo dalam rangka program Bupati ngantor di desa (Bunga Desa), Jumat, (27/6/25).

Dalam kesempatan tersebut, ia berdialog langsung dengan para petani kopi untuk menampung aspirasi warga. Salah satu persoalan utama yang diangkat adalah kelangkaan pupuk bersubsidi bagi tanaman kopi.

Perwakilan gabungan kelompok tani (Gapoktan) Desa Sumberjati, Hariyanto, menyampaikan bahwa selama ini pupuk bersubsidi hanya dialokasikan untuk komoditas tanaman padi.

“Kami para petani kopi tidak pernah mendapat bantuan pupuk, padahal kopi adalah komoditas unggulan di daerah kami,” ungkap Hariyanto.

Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyatakan komitmennya untuk mengupayakan perubahan alokasi pupuk bersubsidi bagi petani kopi.

Ia mengatakan akan membawa langsung usulan tersebut ke pemerintah pusat melalui Wakil Menteri Pertanian RI yang dijadwalkan berkunjung ke Jember, pekan depan.

“Ini akan menjadi salah satu usulan utama kita. Kami ingin petani kopi di Silo mendapat perhatian lebih, karena potensi kopi kita luar biasa,” ujar Bupati yang akrab di panggil Gus Fawait.

Selain isu pupuk, Gus Fawait juga menyoroti potensi ekspor kopi asal Silo yang dinilainya berkualitas tinggi. Ia mengaku ingin membuka jalur ekspor agar petani lokal dapat menikmati harga jual yang lebih baik.

“Kalau kopi Silo bisa menembus pasar luar negeri, maka ini akan berdampak besar bagi perekonomian desa,” tutup dia. (*)

 


Editor: Mohammad S

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 37 kali

Baca Lainnya

Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan

29 Agustus 2025 - 20:51 WIB

Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan

29 Agustus 2025 - 19:10 WIB

Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan

29 Agustus 2025 - 18:59 WIB

Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

29 Agustus 2025 - 13:52 WIB

Perbaikan Tuntas, Jalur Krucil – Tambelang Probolinggo Kini Mulus

29 Agustus 2025 - 04:15 WIB

Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja?

28 Agustus 2025 - 21:06 WIB

BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi

28 Agustus 2025 - 20:40 WIB

Stadion Bayuangga Bakal jadi Venue Hari Jadi Kota Probolinggo, Askot PSSI dan Suporter Persipro Meradang

28 Agustus 2025 - 17:24 WIB

Demi Jalan Tembus GOR A. Yani, Pemkot dan Pemkab Probolinggo Sepakat Pinjam Pakai Aset

27 Agustus 2025 - 18:48 WIB

Trending di Pemerintahan