Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Pemerintahan · 25 Mei 2025 20:29 WIB

Pembangunan Tanggul di Desa Sumberwuluh Jadi Prioritas Utama Hadapi Ancaman Lahar Semeru


					
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau tanggul di Desa Sumberwuluh, Lumajang. (Foto: Asmadi). Perbesar

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau tanggul di Desa Sumberwuluh, Lumajang. (Foto: Asmadi).

Lumajang, – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali menegaskan, urgensi pembangunan tanggul di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang. Hal itu sebagai langkah krusial untuk melindungi permukiman dan lahan pertanian warga dari ancaman banjir lahar hujan Gunung Semeru.

Dalam kunjungannya ke lokasi yang terdampak, Khofifah mengingatkan, bahwa risiko kerusakan akan terus berlanjut jika tanggul tidak segera diselesaikan.

Menurut Khofifah, meskipun cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan, kelanjutan pembangunan tanggul harus tetap menjadi prioritas utama.

Ia mengingatkan, bahwa rumah-rumah warga dan sawah di sekitar aliran lahar merupakan titik rawan yang sangat berpotensi mengalami kerusakan bila tanggul tidak segera diperbaiki.

“Kerawanan tetap terjadi selama banjir lahar hujan masih berlangsung di wilayah ini,” tegasnya pada Minggu (25/5/25).

Dalam upaya memperkuat struktur tanggul agar tidak mudah jebol kembali, Khofifah mengungkapkan rencana melibatkan para penambang lokal di sekitar aliran lahar.

Pendekatan ini diharapkan dapat memperkokoh area bawah tanggul dengan memanfaatkan sumber daya dan keahlian lokal, sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar.

Selain fokus pada pembangunan tanggul, Khofifah juga mengingatkan pentingnya pemantauan terus-menerus terhadap kondisi geografis, geologis, dan hidrologis di wilayah rawan bencana seperti Lumajang.

“Saya tekankan bahwa pemantauan yang simultan dan melibatkan berbagai elemen strategis sangat diperlukan untuk mengantisipasi potensi bencana yang bisa muncul kapan saja,” jelasnya.

Sebelumnya, Khofifah juga meresmikan Jembatan Gantung Kaliregoyo dan tanggul-tanggul di Sungai Glidik dan Mujur sebagai bagian dari upaya pemulihan dan peningkatan aksesibilitas masyarakat setempat.

Gubernur juga menegaskan, bahwa keberhasilan pembangunan dan pemulihan di wilayah ini tidak bisa dicapai sendiri, melainkan harus melalui sinergi semua pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat lokal, hingga para penambang yang ikut berperan aktif.

Dengan kerja sama yang solid, diharapkan kondisi permukiman dan lahan pertanian di Lumajang dapat segera pulih dan masyarakat bisa kembali menjalani kehidupan normal dengan aman dan nyaman. (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan

29 Agustus 2025 - 20:51 WIB

Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

29 Agustus 2025 - 13:52 WIB

Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja?

28 Agustus 2025 - 21:06 WIB

BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi

28 Agustus 2025 - 20:40 WIB

Demi Jalan Tembus GOR A. Yani, Pemkot dan Pemkab Probolinggo Sepakat Pinjam Pakai Aset

27 Agustus 2025 - 18:48 WIB

Pemkot Probolinggo Usulkan 1.877 Honorer jadi PPPK Paruh Waktu, Tunggu Restu Kemenpan RB

27 Agustus 2025 - 14:34 WIB

Bunda Indah Ingatkan ASN Lumajang untuk Adaptif Hadapi Era Digital

26 Agustus 2025 - 16:51 WIB

Polemik Alihfungsi Gedung Kesenian, Wali Kota Probolinggo Terbuka Dialog dengan Pelaku Seni

26 Agustus 2025 - 07:44 WIB

LSM Diduga Peras Kades di Lumajang, Bupati Tidak Akan Ditoleransi

25 Agustus 2025 - 17:53 WIB

Trending di Pemerintahan