Menu

Mode Gelap
Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos Modus Jual Beli Mobil Berkedok Kredit, Guru di Lumajang Terjebak Skema Tipu Daya Teman Sendiri Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa Bikin Geger! Ular Piton 3 Meter Masuk ke Rumah Warga di Mayangan Kasus Campak Melonjak di Jember, Pencegahan Terhambat Imunisasi Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

Pemerintahan · 15 Mei 2025 16:52 WIB

Dapat ‘Warisan’ Kabupaten Termiskin, Mensos Gus Ipul Ajak Bupati Gus Haris Perkuat Kolaborasi


					SEMANGATI: Menteri Sosial, Saifullah Yusuf saat memberi arahan di Pendopo Praja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo. (foto: Hafiz Rozani). Perbesar

SEMANGATI: Menteri Sosial, Saifullah Yusuf saat memberi arahan di Pendopo Praja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo. (foto: Hafiz Rozani).

Probolinggo,- Angka Kemiskinan di Kabupaten Probolinggo per Maret tahun 2024 mencapai 16,45 persen. Angka itu menjadikan kabupaten dengan 1,3 juta jiwa penduduk ini, menjadi daerah termiskin ke-4 di Jawa Timur.

Angka kemiskinan di Kabupaten Probolinggo juga menjadi perbincangan hangat saat Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menggelar dialog dengan forkopimda sejumlah pegiat sosial di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa, Rabu (15/5/25) siang.

Eks Wali Kota Pasuruan itu mengungkapkan, total bantuan sosial (Bansos) yang dikucurkan untuk Kabupaten Probolinggo sebesar Rp. 532 miliar dengan jumlah 142.559 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)

Bansos itu dibagi menjadi 4 item, yakni sembako sebesar Rp. 310 miliar untuk 130.172 KPM, Program Keluarga Harapan (PKH) senilai Rp. 211 miliar untuk 78.160 KPM, permakanan sebesar Rp. 7,5 miliar untuk 894 KPM dan yatim piatu atau YAPI sejumlah Rp. 3,6 miliar untuk 1.387 KPM.

“Angka kemiskinan tertinggi berada di Kecamatan Krucil dengan 21.951 penduduk miskin. Sedangkan angka kemiskinan terkecil berada di Kecamatan Sukapura sebanyak 1.932 penduduk miskin,” kata Gus Ipul, sapaan Saifullah Suyuf.

Gus Ipul menyebut, meskipun angka kemiskinan di Kabupaten Probolinggo merupakan ‘warisan’ dari pemerintahan sebelumnya kepada Bupati Probolinggo saat ini, namun ia mengajak semua pihak bersatu padu untuk mengentaskan kemiskinan.

Dengan kolaborasi ini, kemiskinan akan turun dengan tajam, dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat lebih baik, atau paling tidak lebih terukur.

“Saya lihat program di Kabupaten Probolinggo telah terarah dengan presiden, dan program provinsi juga teritegrasi. Saya yakin penurunan kemiskinan di Kabupaten Probolinggo akan lebih tajam,” imbuhnya.

Bupati Probolinggo, Muhammad Haris atau Gus Haris mengatakan, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) secara nasional ini harus diterima bahwa Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu daerah termiskin.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo telah menyiapkan beberapa program prioritas untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat. Salah satunya dengan mensinergikan program daerah dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

“Jujur, kurangnya lapangan pekerjaan menjadi salah satu faktor, maka upaya duduk bersama dengan Kementerian Sosial ini agar Kabupaten Probolinggo keluar dari kemiskinan. Salah satunya memberdayakan anak muda, sehingga ada lapangan pekerjaan baru yang tersedia,” bebernya. (*)

 


Editor : Mohammad S

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

29 Agustus 2025 - 13:52 WIB

Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja?

28 Agustus 2025 - 21:06 WIB

BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi

28 Agustus 2025 - 20:40 WIB

Demi Jalan Tembus GOR A. Yani, Pemkot dan Pemkab Probolinggo Sepakat Pinjam Pakai Aset

27 Agustus 2025 - 18:48 WIB

Pemkot Probolinggo Usulkan 1.877 Honorer jadi PPPK Paruh Waktu, Tunggu Restu Kemenpan RB

27 Agustus 2025 - 14:34 WIB

Bunda Indah Ingatkan ASN Lumajang untuk Adaptif Hadapi Era Digital

26 Agustus 2025 - 16:51 WIB

Polemik Alihfungsi Gedung Kesenian, Wali Kota Probolinggo Terbuka Dialog dengan Pelaku Seni

26 Agustus 2025 - 07:44 WIB

LSM Diduga Peras Kades di Lumajang, Bupati Tidak Akan Ditoleransi

25 Agustus 2025 - 17:53 WIB

SPPG Lumajang Sasar 3.750 Siswa dan Ibu Hamil, Bupati: Menu Disesuaikan Kebutuhan Gizi

25 Agustus 2025 - 17:30 WIB

Trending di Pemerintahan