Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Peristiwa · 28 Agu 2023 20:12 WIB

Perajin Tahu Hilang di Sungai Bondoyudo Lumajang, Diduga Terseret Arus


					HILANG: Proses pencarian orang yang hilang di kawasan Sungai Bondoyudo Lumajang. (foto: Asmadi) Perbesar

HILANG: Proses pencarian orang yang hilang di kawasan Sungai Bondoyudo Lumajang. (foto: Asmadi)

Lumajang,- Sutrisno, perajin tahu asal Dusun Krajan, Desa Yosowilangun Kidul, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, dilaporkan hilang pasca terseret aliran Sungai Bondoyudo, Senin (28/8/2023).

Informasi dari istri korban, Suryati, pada pukul 11.00 WIB, korban berpamitan untuk membuang sampah dan limbah tahu ke Sungai Bondoyudo. Karena tak kunjung pulang sampai jam 12.30 WIB, akhirnya ia berinisiatif menyusul korban.

“Biasanya, habis buang sampah atau limbah tahu langsung pulang. Karena sudah lama tidak pulang, akhirnya saya menyusul ke sungai, dan saya hanya menemukan sandal dan sepedanya saja, orangnya tidak ada di lokasi,” kata Suryati.

Lantaran hanya mendapati sandal dan sepeda korban, Suryati pun khawatir. Apalagi melihat karena melihat sandal jepit warna merah milik korban ditemukan secara terpisah.

“Sandalnya saya temukan terpisah, satu diatas dan yang satunya tersangkut di batu padas,” ia menambahkan.

Melihat sandal yang terpisah, akhirnya Suryati menjerit histeris dan meminta pertolongan warga yang berada di sekitar Sungai Bondoyudo.

“Ya, saya langsung menjerit minta tolong, supaya orang-orang mencari suami saya yang hilang,” ujarnya menambahkan.

Salah seorang relawan, Sudi menjelaskan, begitu mendengar ada warga yang hilang di sungai, ia langsung bergegas ke lokasi kejadian dan membantu mencari korban.

“Pencarian telah dilakukan warga, namun belum membuahkan hasil. Debit air sungai sebenarnya tidak terlalu besar, namun arusnya masih cukup deras,” beber dia.

Kabid Kedaruratan dan Rehabilitasi BPBD Kabupaten Lumajang, Reza Aditya, R mengatakan, hingga sore ini pihaknya masih terus melakukan pencarian di Sungai Bondoyudo bersama anggota TNI/Polri, relawan dan warga.

“Korban masih belum ditemukan. Hingga sore ini, tim terus melakukan penyisiran Sungai Bondoyudo. Arus Sungai Bondoyudo sangat deras, tentu sangat menyulitkan pencarian,” pungkasnya. (*)

Editor: Mohamad S
Publisher: Zainul Hasan R

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Baru Pandaan Akan Direlokasi

29 Agustus 2025 - 17:38 WIB

Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa

29 Agustus 2025 - 15:45 WIB

Bikin Geger! Ular Piton 3 Meter Masuk ke Rumah Warga di Mayangan

29 Agustus 2025 - 14:59 WIB

Kebakaran Landa Pasar Baru Pandaan, Puluhan Lapak Terbakar

29 Agustus 2025 - 04:45 WIB

Truk Muat 10 Ton Beras Tergelincir ke Sungai Bondoyudo Lumajang

28 Agustus 2025 - 18:33 WIB

DPO Curanmor Korban Ledakan Bondet di Pasrepan Meninggal Dunia

27 Agustus 2025 - 16:18 WIB

Gudang Mebel di Pasuruan Hangus, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta

26 Agustus 2025 - 14:52 WIB

Bakar-bakar Sampah Hanguskan Kandang, 4 Ekor Kambing Mati Terpanggang

24 Agustus 2025 - 19:37 WIB

Terlindas Truk Tebu, Pemotor di Jalur Pantura Pajarakan Tewas

24 Agustus 2025 - 16:12 WIB

Trending di Peristiwa