Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Kesehatan · 26 Mei 2023 21:08 WIB

Jelang Idul Adha, Pengawasan Kesehatan Hewan Ditingkatkan


					DIAWASI: Pengawasan kesehatan sapi potong diperketat menjelang Idul Adha. (foto: dok) Perbesar

DIAWASI: Pengawasan kesehatan sapi potong diperketat menjelang Idul Adha. (foto: dok)

Probolinggo,- Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah sudah kurang sekitar sebulan lagi. Namun, pengawasan terhadap kesehatan dan lalu lintas hewan sudah mulai ditingkatkan oleh Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Probolinggo.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto mengatakan, petugas teknis pada Disperta setempat makin gencar melakukan vaksinasi dan mengawasi lalu lintas hewan.

Langkah ini demi memastikan kesehatan hewan. Baik dari serangan penyakit mulut dan kuku (PMK) atau pun Lumpy Skin Desease (LSD).

“Saat ini dua penyakit ini (PMK dan LSD) masih jadi atensi. Tenaga teknis di lapangan tetap melakukan pemetaan untuk menanggulangi penyakit ini,” katanya, Jumat (26/5/2023).

Disperta masih terus menyediakan stok vaksin bagi ternak. Pasalnya, hingga saat ini kegiatan vaksinisasi masih cukup efektif untuk menjaga kesehatan hewan dari berbagai macam virus.

“Vaksinasi tetap kami dilakukan. Apalagi menjelang Idul Adha. Kesehatan hewan harus lebih terjamin, terkhusus untuk sapi dan domba,” imbuhnya.

Selain pengawasan terhadap kesehatan hewan dengan cara vaksinasi tersebut, petugas teknis Disperta setempat juga terus melakukan pengecekan ke pasar-pasar hewan yang ada.

Sebab, hewan yang datang dari luar daerah masih berpotensi membawa penyakit atau virus.

“Sengaja kami lakukan jauh-jauh, agar pada saat Idul Adha nanti, kesehatan hewan itu terjamin. Karena pastinya akan ada lonjakan permintaan,” paparnya. (*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan

29 Agustus 2025 - 20:51 WIB

Kasus Campak Melonjak di Jember, Pencegahan Terhambat Imunisasi

29 Agustus 2025 - 14:18 WIB

Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

29 Agustus 2025 - 13:52 WIB

Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja?

28 Agustus 2025 - 21:06 WIB

BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi

28 Agustus 2025 - 20:40 WIB

Demi Jalan Tembus GOR A. Yani, Pemkot dan Pemkab Probolinggo Sepakat Pinjam Pakai Aset

27 Agustus 2025 - 18:48 WIB

Pemkot Probolinggo Usulkan 1.877 Honorer jadi PPPK Paruh Waktu, Tunggu Restu Kemenpan RB

27 Agustus 2025 - 14:34 WIB

Bunda Indah Ingatkan ASN Lumajang untuk Adaptif Hadapi Era Digital

26 Agustus 2025 - 16:51 WIB

Polemik Alihfungsi Gedung Kesenian, Wali Kota Probolinggo Terbuka Dialog dengan Pelaku Seni

26 Agustus 2025 - 07:44 WIB

Trending di Pemerintahan