Calon Sekda Probolinggo ‘Ngintil’ Wabup di Acara Parpol, DPRD Geram

Pajarakan,- Ketidakhadiran Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo, HA. Timbul Prihanjoko, dalam rapat paripurna penandatanganan bersama Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023 di gedung DPRD, Kamis (24/11/22) malam, berbuntut panjang.

Sebab, Wabup Timbul memilih untuk menghadiri acara partai politik (parpol) di Yogyakarta. Namun yang lebih membuat dewan geram, dalam acara parpol itu, terdapat dua calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo yang turut hadir.

Padahal saat ini, tahapan seleksi terbuka calon sekda sudah hampir memasuki tahap akhir. Netralitas dua pejabat yang notabene Aparatur Sipil Negara (ASN) ini pun dipertanyakan.

Ihwal keterlibatan dua calon sekda dalam pertemuan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di Yogyakarta itu, pertama kali diungkap Joko Wahyudi ketika interupsi sidang paripurna.

Menurut politisi dari Partai Golkar itu, kehadiran dua calon sekda itu diketahui dari foto yang beredar di media sosial (medsos) dan via WhatsApp (WA).

“Mereka itu kan ASN, kok bisa hadir di acara partai di Yogyakarta, ada juga ketua PDI-P Kabupaten Probolinggo. Mereka calon Sekda, ASN seharusnya netral. Jadi persoalannya di sini, harus ada kejelasan terkait seleksinya,” kritik Joko.

Kecaman serupa terlontar dari Sugiyanto. Politisi Partai Nasdem ini menuntut ada penjelasan dari Wabup Timbul yang acara partainya dihadiri oleh calon sekda.

Ia bahkan meminta agar anggota dewan menggunakan hak interpelasinya demi mendapatkan kejelasan acara parpol di Yogyakarta tersebut.

“Kehadiran calon Sekda, apa maksudnya. Ini perlu penjelasan, kalau perlu, kita punya hak interpelasi untuk bertanya,” paparnya.

Menanggapi hal tersebut, pimpinan dewan pun menyanggupi untuk menggunakan hak interpelasinya. Sebab, calon Sekda sebagai ASN, tidak boleh terlibat dalam urusan partai politik.

“Interpelasi ini pada dasarnya satu fraksi yang mengusulkan sudah sah, sekarang kami menunggu surat tertulis intereplasi terkait seleksi sekda ini dari fraksi. Kalau usulan itu sudah ada, mau tidak mau pimpinan harus meneruskannya,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Oka Mahendra Jati Kusuma.

Baca Juga  Kemenkop UKM Bubarkan 36 Koperasi di Kota Probolinggo, ini Daftarnya

Sementara itu, Sekda Soeparwiyono yang mewakili Wabup dalam sidang paripurna mengaku tidak tahu-menahu terkait kehadiran calon sekda di acara PDI-P yang ada di Yogyakarta.

Menurut pengakuannya, ia mengetahui hal itu dalam sidang paripurna tersebut. “Saya tidak tahu, baru tahu setelah disampaikan di rapat kalau ada teman-teman (calon Sekda, red) yang ikut,” akunya. (*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Zainul Hasan R.

Baca Juga

Warga Dilarang Tempati Kajarkuning, Ini Penjelasan Bupati

Lumajang, – Bupati Lumajang Thoriqul Haq melarang warga untuk menghuni Dusun Kajarkuning, Desa Sumberwuluh, Kecamatan …