Menu

Mode Gelap
Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Baru Pandaan Akan Direlokasi Modus Jual Beli Mobil Berkedok Kredit, Guru di Lumajang Terjebak Skema Tipu Daya Teman Sendiri Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa Bikin Geger! Ular Piton 3 Meter Masuk ke Rumah Warga di Mayangan Kasus Campak Melonjak di Jember, Pencegahan Terhambat Imunisasi

Pemerintahan · 18 Nov 2022 14:22 WIB

Korban Erupsi Semeru Segera Miliki Rumah, Bisa Dihuni Sebelum Akhir Tahun


					Korban Erupsi Semeru Segera Miliki Rumah, Bisa Dihuni Sebelum Akhir Tahun Perbesar

Lumajang,- Akhir tahun ini, seluruh penyintas erupsi Gunung Semeru ditargetkan sudah menerima kunci hunian relokasi di kawasan Bumi Semeru Damai (BSD), Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Kepala Badan Penanggulangan (BPBD) Patria Dwi Hastiadi, hingga saat ini setidak 907 KK (Kepala Keluarga) telah menerima kunci hunian tetap (Huntap). Sedangkan sebanyak 1.044 kunci huntap, akan diberikan secara bertahap.

Menurutnya, proses pengerjaan hunian untuk para penyintas Gunung Semeru totalnya sudah mencapai 1.951. Hunian yang sudah dikerjakan dan sudah dihuni sebanyak 907 unit.

“Sampai saat ini penyintas yang sudah masuk dan terima kunci ada 907 KK. Targetnya, kita upayakan akhir tahun ini bisa diserahkan semua,” kata Patria.

Dijelaskan Patria, saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan dinas-dinas terkait untuk melakukan verifikasi sejumlah hunian yang telah siap ditempati oleh para penyintas.

Selain itu, segala persiapan untuk hunian tersebut telah dilakukan pengecekan bangunan. Hal itu untuk memastikan hunian benar-benar siap ditempati oleh para penyintas erupsi Gunung Semeru.

“Sekarang sedang tahap join inspection, DPKP (Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman) Lumajang yang mengecek segala kesiapan hunian,” ujarnya.

Proses ini, imbuh Patria, dilakukan lewat pengecekan pada sejumlah bagian rumah seperti fungsi sanitasi, kelistrikan, jendela, pintu hingga sistem pengairan rumah.

Setelah selesai dicek, terang Patria, setiap rumah yang lolos verifikasi akan diserahkan secara bertahap kepada penyintas atau korban erupsi Gunung Semeru.

“Kalau sudah disubmit jumlah huniannya, baru kuncinya diberikan ke kami untuk diserahkan ke penyintas,” pungkas dia. (*)

Editor: Efendi Muhammad
Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 209 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

29 Agustus 2025 - 13:52 WIB

Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja?

28 Agustus 2025 - 21:06 WIB

BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi

28 Agustus 2025 - 20:40 WIB

Demi Jalan Tembus GOR A. Yani, Pemkot dan Pemkab Probolinggo Sepakat Pinjam Pakai Aset

27 Agustus 2025 - 18:48 WIB

Pemkot Probolinggo Usulkan 1.877 Honorer jadi PPPK Paruh Waktu, Tunggu Restu Kemenpan RB

27 Agustus 2025 - 14:34 WIB

Bunda Indah Ingatkan ASN Lumajang untuk Adaptif Hadapi Era Digital

26 Agustus 2025 - 16:51 WIB

Polemik Alihfungsi Gedung Kesenian, Wali Kota Probolinggo Terbuka Dialog dengan Pelaku Seni

26 Agustus 2025 - 07:44 WIB

LSM Diduga Peras Kades di Lumajang, Bupati Tidak Akan Ditoleransi

25 Agustus 2025 - 17:53 WIB

SPPG Lumajang Sasar 3.750 Siswa dan Ibu Hamil, Bupati: Menu Disesuaikan Kebutuhan Gizi

25 Agustus 2025 - 17:30 WIB

Trending di Pemerintahan