Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Pemerintahan · 4 Okt 2022 14:43 WIB

Saat Pencaker di Lumajang Dilatih Keterampilan Olah Makanan


					Saat Pencaker di Lumajang Dilatih Keterampilan Olah Makanan Perbesar

Lumajang,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terus berupaya meningkatkan kapasitas para pencari kerja (pencaker). Salah satu caranya, dengan memberikan pendidikan dan pelatihan untuk mengasah keterampilan.

Terbaru, Pemkab Lumajang memberikan pelatihan keterampilan kepada 20 orang pencari kerja Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Lumajang, Senin (3/10/2022) kemarin.

“Pelatihan ini, diselengarakan selama 15 hari ke depan, yang dialokasikan dari DBHCHT Kabupaten Lumajang, dengan sasaran para pencari kerja berdasarkan klaster kompetisi,” Kepala Disnaker Kabupaten Lumajang, Rosyidah, Selasa (4/9/2022).

Menurut Rosyidah, dengan adanya pelatihan peningkatan kualitas sumberdaya manusia (SDM) bagi para pencari kerja, mereka akan miliki kompetensi dan sekaligus mampu bersaing di dunia usaha.

“Harapan kami bisa mencetak tenaga kerja yang kompeten, berbeda dengan pelatihan sebelumnya, pelatihan kali ini ada sertifikat komptensi bila lulus dari lembaga penguji nanti,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan Kerja Disnaker Kabupaten Lumajang, Siswanto menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti oleh buruh tani tembakau, buruh pabrik rokok yang diputus kontrak kerjanya.

“Selain itu, pelatihan diikuti oleh masyarakat yang telah diatur dengan peraturan bupati,” papar Siswanto.

Ia menambahkan, para pencaker harus bisa memanfaatkan pelatihan tersebut. Sebab pelatihan itu merupakan upaya untuk memfasilitasi masyarakat dalam meningkatkan potensi yang sudah dimiliki.

“Mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui potensi masyarakat,” pungkas Siswanto singkat. (*)

Editor: Efendi Muhammad
Publisher: Zainul Hasan R

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan

29 Agustus 2025 - 20:51 WIB

Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

29 Agustus 2025 - 13:52 WIB

Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja?

28 Agustus 2025 - 21:06 WIB

BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi

28 Agustus 2025 - 20:40 WIB

Demi Jalan Tembus GOR A. Yani, Pemkot dan Pemkab Probolinggo Sepakat Pinjam Pakai Aset

27 Agustus 2025 - 18:48 WIB

Pemkot Probolinggo Usulkan 1.877 Honorer jadi PPPK Paruh Waktu, Tunggu Restu Kemenpan RB

27 Agustus 2025 - 14:34 WIB

Bunda Indah Ingatkan ASN Lumajang untuk Adaptif Hadapi Era Digital

26 Agustus 2025 - 16:51 WIB

Polemik Alihfungsi Gedung Kesenian, Wali Kota Probolinggo Terbuka Dialog dengan Pelaku Seni

26 Agustus 2025 - 07:44 WIB

LSM Diduga Peras Kades di Lumajang, Bupati Tidak Akan Ditoleransi

25 Agustus 2025 - 17:53 WIB

Trending di Pemerintahan