Si Jago Merah Mengamuk di Sumbertaman, 4 Rumah Ludes

Probolinggo,- Kebakaran terjadi di Blok Gili Mantong, Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Jum’at malam (26/11/21). Sedikitnya, 4 rumah ludes akibat musibah ini.

Informasi yang dihimpun, api pertama kali terlihat sekitar pukul 18.45 WIB, yang bersumber dari salah satu bagian belakang rumah. Karena bagian belakang salah satu dari empat rumah itu terbuat dari kayu, membuat si jago merah cepat membesar lalu menyambar 3 rumah lainnya.

Adapun 4 rumah yang terbakar diketahui milik Sunan, Budi, Agus, dan Sudi. Warga sekitar yang mengetahui kobaran api menyambar rumah, langsung melakukan pemadaman dengan menggunakan alat seadanya.

Tak berlangsung lama, 2 unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo dan 1 unit damkar milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo datang ke lokasi. Namun ketiga damkar itu tidak dapat mendekat ke titik kebakaran lantaran terkendala akses.

Terpaksa, warga memadamkan api dengan mesin penyedot air, yang biasa digunakan untuk mengairi sawah. Sedangkan, petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api dengan menyambung 10 selang yang total panjangnya sekitar 300 meter, agar proses pemadaman bisa segera dilakukan.

Warga sekitar, Irwan mengatakan, percikan api pertama kali terlihat dari dapur rumah nomer 2 dari sisi timur, yang belum diketahui identitasnya. Api kemudian membesar tanpa antisipasi karena kebetulan pemilik rumah sedang keluar.

“Api terlihat dan membesar sekitat pukul 19.00 WIB. Karena akses untuk masuk hanya dapat dilalui sepeda motor, jadi warga menyiram dengan hanya menggunakan mesin penyedot air,” ujarnya.

Ia menduga, musibah itu disebabkan karena salah satu pemilik rumah lupa memadamkan kompor gas di dapur. “Tadi itu sebelum keluar, pemilik rumah memasak lalu ditinggal,” Irwan menegaskan.

Sementara itu, Kasi Damkar Pemkot Probolinggo, Abdullah menjelaskan, pihaknya menerjunkan 2 unit mobil damkar sebuah damkar bantuan dari Pemkab Probolinggo untuk memadamkan api.

Baca Juga  Petani Tembakau Mulai Panen, Gudang Belum Buka

“Karena akses masuk sempit, kita menyambung 9 selang agar dapat menyiram rumah yang terbakar. Saat ini petugas sudah melokalisir api, agar tak merembet ke bangunan lain,” ujarnya.

Hingga pukul 21.00 WIB, petugas masih terus berjibaku guna memadamkan 4 rumah yang terbakar. “Masih proses pemadaman dan pembasahan,” pungkas Abdullah. (*)

 

Editor: Efendi Muhammad

Publisher: Albafillah

Baca Juga

Tinjau Lokasi Banjir Bandang, Faisol Riza Salurkan Bantuan

Pakuniran,- Banjir bandang yang menerjang Desa Gunggungan Kidul, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo pekan lalu, memantik …