Semarak Peringatan HUT RI di Kota Probolinggo, Topi Korona Hingga Pengibaran Bendera Raksasa

PROBOLINGGO,- Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI menggema di Kota Probolinggo. Ragam cara dilakukan masyarakat, organisasi kemasyarakatan dan instansi pemerintahan guna menyemarakkan ulang tahun kemerdekaan RI yang ke-76.

Di Jl. Kalimas, RT02 RW02, Kelurahan Pohsangit Kidul, Kecamatan Kademangan, warga menggelar upacara bendera menggunakan aksesoris topi imajinatif ala virus korona.

Sejak pukul 7.00 WIB, anak-anak hingga kalangan dewasa berbaur untuk mengikuti rangkaian upacara. Mengenakan busana serba merah-putih, topi korona dengan kombinasi warna serupa nampak mencolok.

“Upacara dengan menggunakan topi virus korona ini merupakan kesepakatan warga untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun RI. Kegiatan ini hasil swadaya, mulai dari pembuatan topi hingga upacara bendera menggunakan uang iuran warga,” ujar Ketua Penyelenggara Upacara, Suparman.

Penggunaan topi imajinatif virus korona, dijelaskan Suparman, sebagai bentuk sosialisasi bahwa Indonesia masih dalam suasana pandemi Covid-19. Oleh karenanya, warga dalam kegiatan itu juga diminta tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Kami juga mendoakan agar wabah ini masih ada segera berakhir, baik di Indonesia khususnya di Kota Probolinggo, agar masyarakat dapat kembali beraktifitas seperti biasa,” ujarnya.

Peserta upacara, Meysial Kusuma Sahrani mengatakan, ia cukup senang dan antusias mengikuti upacara agustusan di kampungnya itu. Sebab selain dikemas unik, juga dapat membantu meningkatkan kesadaran warga perihal bahaya virus korona.

“Saya berharap, wabah virus korona ini segera berakhir, sehingga saya bisa kembali sekolah. Terutama, ya agar aktifitas warga dapat kembali normal,” ujar Anak Baru Gede (ABG) ini.

Upacara HUT RI dengan cara tak biasa, juga dilakukan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Probolinggo. Bertempat di GOR Kedopok, bendera merah putih raksasa dibentangkan di gedung GOR.

Baca Juga  Momentum Agustusan, Satgas Larang Lomba dan Bolehkan Upacara

Bendera yang dikibarkan di salah satu sudut barat GOR, memiliki panjang 25 meter dan lebar 10 meter. Pengibaran bendera dilakukan oleh atlit dari cabang olahraga panjat tebing, dengan teknik pengibaran bendera dari atas ke bawah.

Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin mengatakan, momentum HUT RI ke 76, harus menjadi pemompa semangat bagi para atlit untuk mengharumkan nama Kota Probolinggo melalui prestasi. Syukur-syukur bisa mengharumkan Indonesia di kancah internasional.

“Di momen HUT RI ke 76 ini, kita berharap KONI kota Probolinggo dapat lebih mengakomodir atlit khususnya yang belum masuk KONI. Sehingga kota Probolinggo lebih dikenal melalui prestasi olahraganya,” wanti Wali Kota. (*)

 

Editor: Efendi Muhammad

Publisher: A. Zainullah FT

Baca Juga

Hebat! Remaja Difabel ini Mampu Ciptakan Lukisan Ciamik

KANIGARAN,- Mengalami keterbatasan fisik tak membuat Fakhrudin Ali Akbar (20), warga Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan …