Menu

Mode Gelap
Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos Modus Jual Beli Mobil Berkedok Kredit, Guru di Lumajang Terjebak Skema Tipu Daya Teman Sendiri Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa Bikin Geger! Ular Piton 3 Meter Masuk ke Rumah Warga di Mayangan Kasus Campak Melonjak di Jember, Pencegahan Terhambat Imunisasi Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

Kesehatan · 3 Jun 2021 20:46 WIB

Vaksinasi Aman, Warga Senang


					Vaksinasi Aman, Warga Senang Perbesar

MAYANGAN,- Vaksinasi Covid-19 untuk warga lanjut usia (lansia), pelayanan publik serta kelompok prioritas lainnya di Kota Probolinggo terus digalakkan. Sejauh ini, tidak ditemui efek berlebihan, sebaliknya warga penerima vaksin antusias.

Selama 3 hari terakhir ini, Pemerintah Kota (Pemkot) gencar melakukan vaksinasi kepada sejumlah kelompok yang dinilai rawan terpapar Covid-19. Beberaoa diantaranya meliputi tenaga pengajar, Ketua RT/RW, tokoh agama, tokoh masyarakat dan kelompok prioritas lain.

Vaksinasi digelar 6 puskesmas yang tersebar di Kota Probolinggo Antusias warga penerima vaksin cukur tinggi, padahal layanan vaksinasi dibatasi maksimal 100 orang per hari.

Data Dinas Kesehatan Kota Probolinggo, sejauh ini warga yang sudah disuntik vaksin dari kelompok tenaga pengajar dan pedaganag sudah mencapai 14.329 orang. Sedangkan lansia yang sudah divakst sejumlah 4.075 orang.

Kepala Puskesmas Jati, dr. Endah Ayu Lestari mengatakan, vaksinasi untuk para lansia dan kelompok profesi sudah dilakukan sejak 3 hari yang lalu. Kuota tiap hari antara 50 hingga 100 orang warga.

“Warga yang datang untuk ikut vaksinasi ini cukup antusias, bahkan mereka rela datang meskipun kuota sudah terpenuhi. Namun warga tersebut tetap kita layani untuk vaksin di hari berikutnya,” ujar dr. Endah, Kamis (3/6/21).

Salah seorang warga Kelurahan Jati, yang enggan namanya disebutkan mengaku, ia datang untuk mengikuti vaksinasi di Puskesmas Jati tanpa paksaan. Ia sadar, vaksinasi merupakan ikhtiar untuk sehat.

“Alhadulillah sebelumnya saya merasa takut dan was-was. Namun hasil skrining ternyata baik, akhirnya saya bisa divaksin,” papar pria yang bekerja sebagai pedagang pasar ini.(*)

Editor: Efendi Muhammad
Publisher: Albafillah

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kasus Campak Melonjak di Jember, Pencegahan Terhambat Imunisasi

29 Agustus 2025 - 14:18 WIB

Sebanyak 1.320 Kasus TBC di Lumajang, Anak dan Usia Produktif Paling Rentan

12 Agustus 2025 - 14:42 WIB

RSUD Lumajang Ungkap Fakta Meningkatnya Kasus Gangguan THT

8 Agustus 2025 - 17:23 WIB

Ratusan Warga Jember Ikuti Operasi Katarak Gratis, Lansia Prioritas

5 Agustus 2025 - 22:49 WIB

Waspada! Pasien Sakit Musiman di Jember Melonjak Gara-gara Anomali Cuaca

5 Agustus 2025 - 19:12 WIB

Capaian Cek Kesehatan Gratis Lumajang Baru 12,7 Persen, Tantangan Edukasi Masih Besar

27 Juli 2025 - 11:24 WIB

Gandeng UJ, Pemkab Lumajang Operasi Gratis Bibir Sumbing

13 Juli 2025 - 16:27 WIB

Canangkan Zero Kusta, Pemkab Probolinggo Gandeng Organisasi Pemerhati Kusta Internasional

9 Juli 2025 - 19:37 WIB

Kasus Kusta Indonesia Masuk 3 Besar Dunia, The Nippon Foundation Turun Tangan

9 Juli 2025 - 19:09 WIB

Trending di Internasional