KADEMANGAN-PANTURA7.com, Jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 beberapa hari lalu, masih menyisakan duka mendalam. Dukungan moril hingga saat ini terus mengalir bagi korban dan keluarganya.

Seperti yang dilakukan siswa Taman Kanak-kanak (TK) Dharma Wanita, Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Dibimbing gurunya, para bocah ini mendoakan korban kecelakaan transportasi tersebut, Sabtu (09/01/2021).

Namun, berbeda dengan doa bersama pada umumnya, kali ini puluhan siswa harus menggelar doa bersama secara virtual menggunakan aplikasi zoom, mengingat masih dalam suasana pandemi.

Setelah seluruh siswa bergabung via virtual, salah satu guru memandu lalu doa bersama pun dimulai. Meski via aplikasi, namun tak mengurangi kekhusyu’an doa yang dipanjatkan bocah-bocah tetsebut.

Usai pembacaan doa, masing – masing siswa membentangkan poster bertuliskan ‘Doa kami dari TK. Dharma Wanita untuk korban Sriwijaya Air’ sebagai bentuk ungkapan dukungan moril.

“Saya sedih atas kecelakaan yang menimpa pesawat Sriwijaya Air. Dengan doa yang dikirimkan, semoga kedepan tidak ada lagi kecelakaan pesawat yang menelan banyak korban,” kata salah satu siswa TK Dharma Wanita, Hafiza Khaira Lubna.

Salah satu guru TK Dharma wanita, Nur Aini mengatakan, doa bersama memang kerap dilakukan di lembaga pendidikan tersebut jika ada kejadian atau musibah yang menelan banyak korban jiwa.

Dijelaskan Nur, doa bersama sudah menjadi salah satu sarana pembelajaran di TK. Dharma Wanita, guna membentuk karakter sosial anak didik sejak dini.

“Doa bersama ini sering dilakukan oleh siswa, baik melalui virtual atau melalui tatap muka sebelum pandemi, karena merupakan pembelajaran bagi para siswa”, pungkasnya. (ST1)


Editor: Efendi Muhammad
Publisher: A. Zainullah FT


Baca Juga  Polisi Selidiki Pemotong Video Pawai Pemicu Kontroversi