PAKUNIRAN-PANTURA7.com, Pasca swab massal yang dilakukan di Desa Gunggungan Lor, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, pemerintah daerah melalui Satuan Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 setempat, mengkaji penerapan karantina wilayah di desa tersebut.

Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, dr. Dewi Vironica mengatakan, pihaknya tidak segan-segan untuk mengkarantina desa tersebut jika nantinya hasil tes swab 5 warga setempat positif Covid-19. 

“Untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 seandainya dari jasil swab ada yang positif. Tujuannya untuk memudahkan pengawasan dan perawatan, tapi nanti tergantung dari keputusan satgas bidang kuratif,” kata Vironica, Senin (12/10/2020).

Lima orang warga tersebut, lanjut dr. Dewi, memang tidak menjalani tes swab massal seperti puluhan warga lainnya karena sedang bekerja. Mereka menjalani tes swab susulan, yang hingga kini hasilnya belum keluar.

“Waktu itu kelima warga ini sedang bekerja, jadi tesnya menyusul. Sekarang kami sedang menunngu hasil tes PCR (Polymerase Chain Reaction, red) dari kelima orang tersebut,” ungkap perempuan asal Balikpapan ini.

Dikatakan Viro, jika nanti hasil tes swab dari kelima orang tersebut menunjukkan positif Covid-19, pihaknya akan kembali melakukan tes masal terhadap 42 orang yang terdiri dari keluarga dan warga yang memiliki kontak erat dengan jenazah positif Covid-19.

“Satu saja yang positif, maka semuanya akan kami tes swab. Karena mereka bukan hanya memiliki kontak tapi juga memiliki kontak fisik pad saat pembukaan peti jenazah,” tegas Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular (P2PM) ini.

Diketahui, 42 orang warga Desa Gunggungan Lor, Kecamatan Pakuniran, terdeteksi memiliki kontak erat dengan jasad pasien Covid-19, Musolli. Sebanyak 37 orang lalu dites swab massal, pada 8 Oktober 2020, sementara 5 orang tes susulan karena saat itu tidak ada di tempat.

Baca Juga  Tekan Angka Stunting, Belasan Ribu Balita Ditimbang

Hasil swab 37 warga terkontak erat pasien Covid-19, diketahui negatif Covid-19, sedangkan 5 orang warga yang uji usap susulan hasilnya belum diketahui. (*)


Editor : Efendi Muhamad
Publisher : A. Zainulah FT