Dua Pria Makassar Duel di Mayangan, 2 Tewas

MAYANGAN-PANTURA7.com, Dua orang pria asal Makassar, Sulawesi Selatan, terlibat perkelahian yang berujung saling bacok, Jum’at (21/8/2020) malam. Keduanya akhirnya meninggal dunia setelah sama-sama mengalami luka bacok parah.

Dua orang pria perantauan itu masing-masing adalah Arman (35) dan Assek (32). Mereka terlibat duel di kediaman Arman, di Jalan Tajungan, Kelurahan Mangunharj, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Belum diketahui awalnya bagaimana peristiwa berdarah itu terjadi. Saat ditemukan warga, keduanya sudah dalam keadaan bersimbah dara dan  sama- sama kritis. Oleh warga, mereka dibawa ke rumah sakit.

“(Saya) mendengar suara gaduh, lalu keluar rumah. Keduanya sudah sama-sama terkapar bersimbah darah. Sama warga dilarikan ke rumah sakit, keduanya lalu meninggal dunia,” papar Doni Pahpahan, tetangga Arman.

Arman meninggal sesaat usai menjalani perawatan di RSUD dr Mohamad Saleh, sementara Asek meninggal di RS Dharma Husada. Pada sejumlah bagian tubuh keduanya, terlihat banyak luka bacok.

Dari informasi saksi yang dimintai keterangan polisi, diketahui Assek datang ke rumah Arman lalu menggedor pintu rumah. Tak berselang lama, kedua pria itu sekawan itu keluar rumah lalu terkapar berlumuran darah.

“Kami mendapat laporan ada dua orang duel, kita datangi TKP antara Arman dan Asek. Menurut keterangan saksi, Asek datangi rumah Arman dan terlibat perkelahian,” kata Kasateskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Heri Sugiono.

Menurut Heri, pihaknya masih menyelidiki motif dari carok yang berujung maut tersebut. Dari lokasi kejadian, polisi menemukan parang atau celurit yang diduga digunakan oleh Asek dan Arman berkelahi.

“Karena sama-sama terluka, maka mereka dilarikan ke rumah sakit. Motif masih kita dalami, sekarang kami masih olah TKP,” tandas Heri menjelaskan. (*)

Baca Juga  Kritis, Anak Korban Kebakaran di Wonoasih Dilarikan ke RS

Editor : Efendi Muhammad

Publisher : A. Zainullah FT


Baca Juga

Jelang Lebaran, Kampung Marning Wonoasih Ketiban Rejeki

Baca Juga  Kritis, Anak Korban Kebakaran di Wonoasih Dilarikan ke RS