Menu

Mode Gelap
Kasus PMK di Probolinggo, 51 Ekor Sapi Terpapar, 2 Mati, 9 Sembuh Kunjungan Industri Dinilai Penting Bagi Siswa SMK, ini Beberapa Alasannya Singa Betina TWSL Kota Probolinggo Bunting, Kandang Mulai Disterilkan Bupati Lumajang Perkuat Perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Luar Negeri Dari Sejarah Ki Hajar Dewantara, Bupati Lumajang Dorong Revitalisasi Pendidikan untuk Tingkatkan SDM Perjuangan Nenek Satumi, 95 Tahun, Mewujudkan Impian Haji

Regional · 1 Agu 2020 10:31 WIB

Hewan Kurban Capai 48 Ekor, Pondok Hati Libatkan Dokter Hewan


					Hewan Kurban Capai 48 Ekor, Pondok Hati Libatkan Dokter Hewan Perbesar

KRAKSAAN-PANTURA7.com, Pondok Pesantren Hati di Dusun Toroyan, Desa Rangkang, Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, tahun ini menjadi salah satu jujugan warga untuk berkurban. Tak kurang dari 30 ekor sapi dan 18 ekor domba diterima panitia penyembelihan.

Banyaknya hewan kurban yang harus disembelih, membuat penyembelihan dilaksanakan selama dua hari beruntun. Pada Jumat (31/7/2020) disembelih 18 ekor domba, sementara pada hari ini, Sabtu (1/8/2020), ada 30 ekor sapi yang disembelih.

“Dari 20 ekor target kami, ternyata ada 30 ekor sapi yang dikurbankan di Pondok Hati. Domba yang kami perkirakan di bawah 10 ekor, ternyata ada 18 ekor,” tutur H. Zulmi Noor Hasani, koordinator pelaksana penyembelihan hewan kurban Pondok Hati.

Putra pimpunan Komisi IV DPR RI, H. Hasan Aminuddin mengaku bersyukur karena jumlah hewan kurban pada tahun ini cukup banyak, mencapai total 48 ekor. Bahkan melampaui target yang awalnya dipatok hanya 20 ekor sapi.

“Ini di luar ekspektasi, tahun lalu hanya 24 ekor sapi. Kami sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mengurbankan hewan di Pondok Hati. Semoga amal ibadah anda semua diterima oleh Allah SWT,” paparnya.

Karena melebihi target, jumlah penerima pun akhirnya bertambah. Awalnya, penerima ditetapkan sebanyak 3.200 orang. Namun seiring bertambahnya hewan kurban, maka penerimanya menjadi 4.300 orang.

“Penerima kami utamakan warga Kraksaan. Ada 13 desa dan 5 kelurahan. Tentu tidak semua kepala keluarga yang menerima. Kami prioritaskan warga yang memang berhak menerima daging kurban,” jelas pengusaha muda ini.

Selama dua hari proses penyembelihan, panitia melibatkan 22 petugas pemotongan. Sementara yang bertugas mendistribusikan daging kurban adalah anggota Satkorcab Banser Kota Kraksaan.

Panitia juga menghadirkan dokter hewan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Probolinggo untuk memastikan daging hewan yang disembelih dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

“Kami hadirkan dokter hewan agar bisa dicek mana daging yang layak konsumsi, mana yang tidak. Alhamdulillah, seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat, dagingnya pun higienis,” jelas dia. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Singa Betina TWSL Kota Probolinggo Bunting, Kandang Mulai Disterilkan

2 Mei 2025 - 18:33 WIB

Kuota Haji Lumajang 2025 Menurun

1 Mei 2025 - 17:10 WIB

Mengenal Mini Boat Racing, Lomba Perahu Mini Khas Desa Banjarsari Probolinggo

28 April 2025 - 20:59 WIB

Mengenal Lebih Dekat Sejarah Kereta Api di Lumajang, dari Masa Kolonial hingga Sekarang

26 April 2025 - 18:23 WIB

Jalur Kereta Api di Lumajang Masa Kolonial, Tingkatkan Produksi dan Distribusi Komoditas Ekspor

20 April 2025 - 14:04 WIB

Mengenal Sejarah Transportasi Kereta Api di Lumajang pada Masa Kolonial Belanda

19 April 2025 - 12:52 WIB

Pemerintah Lumajang Dukung Usulan Pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Lumajang

13 April 2025 - 13:21 WIB

Kereta Api Masih Favorit, Penumpang di Daop 9 Capai 117.208 Orang Selama Arus Balik

10 April 2025 - 22:04 WIB

Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember

5 April 2025 - 20:16 WIB

Trending di Regional