KRAKSAAN-PANTURA7.com, Pondok Pesantren Hati di Dusun Toroyan, Desa Rangkang, Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, tahun ini menjadi salah satu jujugan warga untuk berkurban. Tak kurang dari 30 ekor sapi dan 18 ekor domba diterima panitia penyembelihan.

Banyaknya hewan kurban yang harus disembelih, membuat penyembelihan dilaksanakan selama dua hari beruntun. Pada Jumat (31/7/2020) disembelih 18 ekor domba, sementara pada hari ini, Sabtu (1/8/2020), ada 30 ekor sapi yang disembelih.

“Dari 20 ekor target kami, ternyata ada 30 ekor sapi yang dikurbankan di Pondok Hati. Domba yang kami perkirakan di bawah 10 ekor, ternyata ada 18 ekor,” tutur H. Zulmi Noor Hasani, koordinator pelaksana penyembelihan hewan kurban Pondok Hati.

Putra pimpunan Komisi IV DPR RI, H. Hasan Aminuddin mengaku bersyukur karena jumlah hewan kurban pada tahun ini cukup banyak, mencapai total 48 ekor. Bahkan melampaui target yang awalnya dipatok hanya 20 ekor sapi.

“Ini di luar ekspektasi, tahun lalu hanya 24 ekor sapi. Kami sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mengurbankan hewan di Pondok Hati. Semoga amal ibadah anda semua diterima oleh Allah SWT,” paparnya.

Karena melebihi target, jumlah penerima pun akhirnya bertambah. Awalnya, penerima ditetapkan sebanyak 3.200 orang. Namun seiring bertambahnya hewan kurban, maka penerimanya menjadi 4.300 orang.

“Penerima kami utamakan warga Kraksaan. Ada 13 desa dan 5 kelurahan. Tentu tidak semua kepala keluarga yang menerima. Kami prioritaskan warga yang memang berhak menerima daging kurban,” jelas pengusaha muda ini.

Selama dua hari proses penyembelihan, panitia melibatkan 22 petugas pemotongan. Sementara yang bertugas mendistribusikan daging kurban adalah anggota Satkorcab Banser Kota Kraksaan.

Panitia juga menghadirkan dokter hewan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Probolinggo untuk memastikan daging hewan yang disembelih dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

Baca Juga  Kaderisasi, GMNI Probolinggo Ajak Perangi Radikalisme

“Kami hadirkan dokter hewan agar bisa dicek mana daging yang layak konsumsi, mana yang tidak. Alhamdulillah, seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat, dagingnya pun higienis,” jelas dia. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT