Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Kesehatan · 15 Jun 2020 15:40 WIB

KPU Probolinggo Gelar Rapid Test, 4 Orang Reaktif


					KPU Probolinggo Gelar Rapid Test, 4 Orang Reaktif Perbesar

KRAKSAAN-PANTURA7.com, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo, melakukan rapid test di lingkungannya, Senin (15/6/202). Tak hanya para komisioner, test sampel darah tersebut juga dilakukan kepada para staf.

Ketua KPU Kabupaten Probolinggo, Lukman Hakim mengatakan, rapid test tersebut merupakan kerjasama pihaknya dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, dalam hal ini Tim Satgas Covid-19. Tujuannya, guna mencegah penyebaran virus corona.

“Rapid test ini sebagai bentuk kepedulian kami. Jadi seluruh komisioner dan staf juga dites, termasuk 2 tenaga PKL (Praktek Kerja Lapangan, red) dari mahasiswa salah satu kampus di Malang,” kata Lukman.

Rapid test tersebut, lanjut Lukman, diikuti oleh sedikitnya 32 orang di lingkungan KPU. Rinciannya, 5 orang komisioner, 25 staf dan 2 tenaga PKL. Rapid test dilakukan di halaman KPU dan berlangsung selama sekitar 2 jam.

“Harapan kami, tidak ada komisioner maupun staf yang terinfeksi Covid-19. Pada prinsipnya, rapid test sebagai wujud dukungan kami terhadap pemerintah dalam memerangi penyebaran Covid-19,” paparnya.

Dikonfirmasi terpisah, Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, dr. Anang Budi Yoelijanto mengatakan, kantor KPU merupakan salah satu ruang publik yang menjadi sasaran rapid test. Sebelumnya, petugas juga menggelar rapid test di Kantor Bupati Probolinggo dan pasar tradisional.

“Hasil rapid test di Kantor KPU, ada 4 orang yang dinyatakan reaktif. Bagi yang reaktif ini, langsung kami lakukan isolasi dan segera dilakukan pemeriksaan swab yang akan dikirimkan ke Surabaya,” tutur dia. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan

29 Agustus 2025 - 20:51 WIB

Kasus Campak Melonjak di Jember, Pencegahan Terhambat Imunisasi

29 Agustus 2025 - 14:18 WIB

Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

29 Agustus 2025 - 13:52 WIB

Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja?

28 Agustus 2025 - 21:06 WIB

BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi

28 Agustus 2025 - 20:40 WIB

Tingkatkan Kompetensi, 31 Pejabat Pemkab Probolinggo Ikuti Assesment di Surabaya

28 Agustus 2025 - 10:14 WIB

Demi Jalan Tembus GOR A. Yani, Pemkot dan Pemkab Probolinggo Sepakat Pinjam Pakai Aset

27 Agustus 2025 - 18:48 WIB

Pemkot Probolinggo Usulkan 1.877 Honorer jadi PPPK Paruh Waktu, Tunggu Restu Kemenpan RB

27 Agustus 2025 - 14:34 WIB

Bunda Indah Ingatkan ASN Lumajang untuk Adaptif Hadapi Era Digital

26 Agustus 2025 - 16:51 WIB

Trending di Pemerintahan