Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Hukum & Kriminal · 8 Jun 2020 13:28 WIB

Korban ‘Begal Payudara’ di Dringu Bertambah


					Korban ‘Begal Payudara’ di Dringu Bertambah Perbesar

DRINGU-PANTURA7.com. Korban “begal payudara” di Kecamatan Dringu yang awalnya dua perempuan bertambah menjadi empat perempuan. Keempat korban asusila (pencabulan) itu dua perempuan dari Desa Sumbersuko dan dua perempuan dari Desa Sumberagung, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Hal itu diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Dring, Aipda Fajar Praja. “Informasi kasus pencabulan yang kami terima ada empat orang, dua dari Sumbersuko dan dua dari Sumberagung,” katanya, Senin (8/6/2020).

Modus pelaku, kata Aipda Fajar, hampir sama. Yakni, pelaku tunggal mengendarai motor kemudian mepet kendaraan korban. “Setelah meremas payudara korban, pelaku langsung kabur dengan motornya,” ujarnya.

Kejadian yang dialami empat perempuan itu, berlangsung saat korban sendirian mengendarai motor di jalan desa yang sepi di malam hari.

Dikatakan tempat kejadian perakara (TKP) empat korban juga berbeda-beda. Pertama di Sumberagung dua lokasi, kedua di Tamansari satu lokasi, dan ketiga di Sumbersuko satu lokasi yang mengakibatkan korban terjatuh dari motor.

“Kalau hasil dari penyelidikan kami, itu tidak ada barang yang diambil dari korban, hanya melakukan tindakan yang tidak senonoh,” kata Aipda Fajar.

Ia mengimbau, masyarakat tetap tenang, tidak perlu ada kekawatiran yang berlebih, tetap beraktifitas normal seperti biasa. Khusus perempuan untuk sementara waktu kalau ada urusan disarankan mengajak teman.

“Kami sudah berkoordinasi dengan semua kepala desa, untuk memback-up kejadian ini supaya tidak terulang kembali,” tandasnya. (*)


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

29 Agustus 2025 - 17:30 WIB

Modus Jual Beli Mobil Berkedok Kredit, Guru di Lumajang Terjebak Skema Tipu Daya Teman Sendiri

29 Agustus 2025 - 15:54 WIB

Tiga Truk Kayu Lolos dari Hutan, Ilegal Logging Diduga Sudah Berulang

29 Agustus 2025 - 08:48 WIB

Janji Bebaskan Tahanan, Tiga Preman Ngaku Polisi Ditangkap

28 Agustus 2025 - 15:39 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Uang Palsu di Jember, Dua Orang Ditahan

27 Agustus 2025 - 20:57 WIB

Tragis! Dua Nelayan di Jember Tenggelamkan Kerabat ke Sungai Hingga Tewas

27 Agustus 2025 - 18:15 WIB

Satu Terpidana Penanaman Ganja di Lumajang Dipindahkan ke Lapas Kelas l Surabaya

27 Agustus 2025 - 16:01 WIB

Berkedok COD-an, Maling Motor asal Kuripan Bonyok Dihajar Warga

27 Agustus 2025 - 04:32 WIB

Hilang Sejak Maret, Motor Warga Bojonegoro yang Dipinjam Anak Punk Kini Kembali

26 Agustus 2025 - 19:07 WIB

Trending di Hukum & Kriminal