PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Truk tronton di sungai Desa Banjarsari,  Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo masih belum dievakuasi. Pasalnya masih menunggu alat berat yang sesuai dengan kapasitas.

Rencananya, malam ini akan dievakuasi menggunakan crane dari Surabaya. Untuk memperlancar proses evakuasi, Polres Probolinggo akan melakukan pengalihan arus sementara.

Pengalihan arus sementara akan dilakan Selasa (10/9) malam sekira pukul 22.00 berbarengan dengan proses evakuasi. Hal itu untuk memudahakn sekaligus antisipasi hal-hal yang tak diinginkan.

“Nanti malam akan kembali dilakukan upaya evakuasi. Untuk itu pengguna jalan akan kami alihkan sekira satu jam. Kami harap ini menjadi perhatian para pengguna jalan demi kelancaran bersama,” kata Kanit Laka Polantas Polres Probolinggo Kota, Ipda Muhammad Rizal.

Dari arah barat, dialihkan masuk pintu tol Probolinggo barat (Tongas) dan keluar di Tol Probolinggo Barat (Muneng) . Sebaliknya dari arah timur bisa masuk di Tol Probolinggo Barat (Muneng) keluar di Tol Probolinggo Barat (Tongas).

Lanjutnya, tronton berbobot 8 ton itu sempat dievakuasi, Senin (9/9) malam. Namun gagal karena crane tidak kuat. Rencananya nanti malam digunakan crane khusus untuk bobot 130 ton.

Seperti diketahui Minggu (8/9) dini hari tronton bernopol DK 9431 BD terjun ke sungai. Hal itu karena sopir yang membawa truk dari Jakarta itu mengantuk.

Akibatnya, Wenandra (26) asal Situbondo terluka parah dan kini dirujuk di RS Soebandi Jember. Sementara rekannya yakni Kadiono (50) dan Dani (26) luka ringan. (*)

 

Penulis: Rahmad Soleh

Editor: Ikhsan Mahmudi

Baca Juga  Pipa Terbakar, Layanan Air PDAM di Empat Kecamatan Macet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here