Probolinggo,- Kandang ternak di Dusun Krajan II, Desa Sumberbendo, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, hangus terbakar Rabu siang (7/10/2026). Akibat kejadian tersebut, dua ekor sapi mati terbakar.

Informasi yang dihimpun, kebakaran kandang sapi milik Tonamar (68) terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bagian kandang.

“Jadi, saat itu saya sedang duduk di warung, dan tiba-tiba api muncul dan membesar. Saat api muncul, di rumah tidak ada orang, karena pemilik, Pak Tonamar, sedang berada di sawah,” kata warga sekitar, Nisaudin.

Warga kemudian berusaha memadamkan api menggunakan air seadanya sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran. Namun, kobaran api yang semakin membesar membuat warga kesulitan menyelamatkan seluruh ternak.

Karena api telah membakar seluruh kandang semi permanen yang banyak terdapat material kayu, dua ekor sapi mati terpanggang.

Sementara satu ekor sapi lainnya berhasil diselamatkan meski mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh.

Dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman. Tak lama kemudian, api berhasil dikendalikan sehingga tidak sampai merembet ke rumah utama.

“Kebakaran itu membuat dua ekor sapi mati terbakar. Kalau dilihat, api muncul dari bawah. Diperkirakan bermula dari tungku yang ada di dalam kandang,” imbuh Nisaudin.

Koordinator Wilayah Barat Damkar Pemkab Probolinggo, Suharsono, mengatakan setelah menerima laporan, pihaknya menerjunkan dua unit mobil damkar dari Pos Tongas dan Pos Dringu.

Kendala yang dihadapi petugas damkar, berupa akses menuju lokasi dan banyaknya warga sekitar yang berkerumun.

“Alhamdulillah, sekitar 30 menit api sudah berhasil kita kendalikan, namun tetap kita lakukan pemadaman. Untuk penyebab, meskipun ada tungku di dalam, kami belum bisa memastikan,” beber dia.

Akibat kebakaran tersebut, dua ekor sapi mati dan bangunan kandang ludes terbakar. Kerugian materiil akibat kejadian ini ditaksir puluhan juta rupiah. (*)


Editor: Elha Hidayat

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.