Probolinggo,– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo menyalurkan 10 ribu liter air bersih kepada warga di Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Rabu siang (2/9/26).
Bantuan tersebut diberikan menyusul kondisi kekeringan yang melanda wilayah tersebut dalam dua bulan terakhir.
Distribusi air bersih dilakukan di Dusun Paoan, Desa Tegalsono. Kekeringan yang terjadi membuat warga kesulitan mendapatkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kedatangan truk tangki BPBD Kabupaten Probolinggo langsung diserbu warga. Sambil membawa jeriken, warga antre mengambil air bersih untuk digunakan memenuhi kebutuhan rumah tangga.
“Jadi hari ini, kami mengirimkan 10 ribu liter air bersih ke Dusun Paoan, Desa Tegalsono. Air bersih ini nantinya disalurkan di dua lokasi yang memang membutuhkan air bersih sejak mengalami kekeringan,” kata Kepala BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief.
Sebanyak 10 ribu liter air bersih tersebut diperuntukkan bagi 112 kepala keluarga yang terdampak kekeringan di Dusun Paoan.
Sebelum mendapat bantuan, warga harus membeli air bersih dengan harga Rp2 ribu per jeriken. Selain berbayar, lokasi pengambilan air juga cukup jauh dari permukiman warga.
“Sampai saat ini, BPBD telah menyalurkan air bersih ke 16 dusun, 19 desa yang berada di 7 kecamatan. Selain itu, ada 7 desa lagi yang telah mengajukan permintaan air bersih dan akan kita lakukan pengiriman,” imbuh Oemar.
Warga setempat, Nurhayati menyebut, kekeringan di dusunnya telah berlangsung selama dua bulan. Selama itu, warga terpaksa membeli air bersih seharga Rp2 ribu tiap saru jeriken.
“Alhamdulillah dengan pasokan air bersih ini, kebutuhan rumah tangga, mulai memasak hingga mandi dapat terpenuhi, sehingga warga tidak usah membeli,” syukurnya. (*)












