Pasuruan,- Sebatang pohon yang diduga telah lapuk tumbang dan menimpa satu keluarga yang tengah melintas menggunakan sepeda motor di Jalan Raya Oro-oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, Senin (20/7/2026) malam.
Akibat kejadian tersebut, empat orang yang masih satu keluarga mengalami luka-luka serius dan harus menjalani perawatan medis.
Korban diketahui merupakan warga Dusun Timur Jurang, Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.
Mereka adalah Ahmad (36) dan istrinya Sri Jayanti (27), serta dua anaknya; Taufiqurrohman (8) dan Muhammad Ubaidillah (2).
Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB.
Saat itu, keluarga tersebut mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi N 4382 TEK dari arah selatan menuju utara.
Ketika melintas di Jalan Raya Oro-oro Ombo Kulon, tepatnya di sebelah minimarket, mereka mendengar suara retakan dari pohon yang berada di tepi jalan.
“Korban sempat mengurangi kecepatan kendaraan setelah mendengar suara retakan. Namun, sebelum sempat berhenti, pohon yang diduga sudah lapuk itu roboh dan menimpa mereka,” ujar Sugeng, Selasa (21/7/26).
Akibat kejadian tersebut, Ahmad mengalami luka robek di pelipis kiri sepanjang sekitar satu sentimeter yang harus mendapat tiga jahitan.
Ia juga mengalami memar di bagian kepala dan bahu, serta luka lecet pada jari tangan kanan, lutut, dan pergelangan kaki.
Sri Jayanti mengalami memar di kepala, luka robek di bibir sebelah kanan sepanjang sekitar dua sentimeter yang harus mendapat lima jahitan, serta luka ringan pada tangan kanan.
Sementara Taufiqurrohman mengalami memar di kepala dan luka pada tangan kanan. Adapun Muhammad Ubaidillah yang masih berusia dua tahun mengalami memar dan lecet di bagian kepala, tangan, serta kaki.
Sugeng menambahkan, setelah menerima laporan melalui layanan darurat 112, petugas BPBD Kabupaten Pasuruan langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan mengevakuasi pohon yang tumbang.
Petugas BPBD Kabupaten Pasuruan juga mengunjungi para korban di Klinik Al-Fizah untuk memastikan kondisi para korban sudah tertangani.
“Penanganan pohon tumbang telah selesai dilakukan sehingga akses jalan kembali normal,” klaim Sugeng.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat melintas di jalur yang banyak ditumbuhi pepohonan, terutama pohon yang sudah tua atau lapuk,” ia memungkasi. (*)












