Probolinggo,- Warung ikan asap di Desa Kramat Agung, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, terbakar pada Jumat dini hari (17/7/26).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kobaran api sempat merembet ke rumah milik pemilik warung.
Inspektur Inspeksi Pemadam Kebakaran Kabupaten Probolinggo, Danang Purwanto mengatakan, warung ikan asap yang terbakar merupakan milik Abdul Haqi.
“Setelah mendapat laporan, kami langsung menerjunkan satu unit mobil pemadam kebakaran berkapasitas 3.500 liter dari Pos Damkar Dringu menuju lokasi kebakaran,” kata Danang.
Saat petugas damkar tiba di lokasi, api telah melalap seluruh bangunan warung, termasuk tempat pembakaran berbahan bakar janggel jagung.
Api dengan cepat membesar karena bangunan warung terbuat dari potongan dan anyaman bambu. Si jago merah juga sempat merembet ke rumah yang berada di samping warung.
Beruntung, petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api sehingga tidak sampai menjalar ke bagian rumah lainnya.
“Dugaan sementara, kebakaran terjadi karena tungku pengasapan ikan tidak dipadamkan secara sempurna, sehingga bara api kembali membesar dan membakar warung,” ujar Danang.
Meski menghadapi kendala akses jalan yang sempit dan lokasi parkir truk pemadam yang jauh dari titik kebakaran, tim berhasil memadamkan api dalam waktu kurang dari satu jam.
Setelah api padam, petugas damkar masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan atau meninggalkan api tanpa pengawasan. Pastikan tungku maupun kompor benar-benar dalam kondisi padam sebelum ditinggalkan agar kejadian serupa tidak terulang,” wanti Danang. (*)












