Pasuruan,- Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo meninjau pengerjaan Jembatan Buk Wedi di Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Minggu (17/5/26) siang.
Dalam peninjauan itu, Dody bersama rombongan melihat langsung kondisi sungai di bawah jembatan yang mengalami penyempitan dan pendangkalan.
Ia juga menerima paparan dari petugas terkait rencana peninggian jembatan serta jalur rel kereta api di kawasan tersebut.
Sementara itu, proses pembangunan di lokasi hingga kini terus berjalan.
Sejumlah alat berat tampak beroperasi di area proyek, sementara para pekerja melakukan persiapan konstruksi untuk pengerjaan peninggian jembatan.
Dody menjelaskan, peninggian jembatan dilakukan agar aliran air dari wilayah hulu dapat mengalir lebih lancar ke hilir saat hujan deras terjadi.
Menurutnya, kondisi sungai yang mulai menyempit dan dangkal membuat debit air mudah meluap hingga menggenangi jalan maupun permukiman warga.
“Jembatan ini harus ditinggikan karena sungainya sekarang mulai menyempit dan mendangkal. Kalau hujan deras di hulu, air membawa kayu dan material,” kata Dody saat ditemui di lokasi.
Ia mengatakan, peninggian juga dilakukan agar aliran air tidak lagi tertahan oleh konstruksi jembatan maupun rel kereta api.
“Kalau jembatannya naik dan rel kereta juga ditinggikan, insyaallah air bisa mengalir deras ke hilir dan tidak tertahan lagi,” imbuhnya.
Pemerintah menargetkan proyek peninggian Jembatan Buk Wedi dapat selesai pada September hingga Oktober 2026.
Dody berharap proyek tersebut sudah dapat difungsikan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) nanti.
“Perkiraan paling lambat Oktober selesai. Insyaallah Nataru sudah bisa dilewati,” pungkasnya. (*)













