Probolinggo,- Tim traffic Accident QAnalyst (TAA) Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jawa Timur bersama Satlantas Polres Probolinggo, menggelar olah Tempat Kejadian (TKP) kecelakaan maut di jalan raya Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsilawan, Senin pagi (20/4/26).
Dalam olah TKP ini, aparat menggunakan alat 3D scanner. Alat ini berfungsi merekam gambar 3 dimensi untuk merekonstruksi terjadinya kecelakaan di lokasi kejadian.
Total terdapat 8 titik lokasi yang direkam dengan alat ini. Dimulai dari titik awal truk mengalam rem blong, hingga titik saat truk menabrak 4 kendaraan.
“Jadi hari ini kami melakukan olah TKP untuk mencari kecepatan kendaraan trailer, karena kecelakaan ini bermula dari kendaraan trailer,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim, AKBP Septa Firmasyah.
Selama proses scanning, tim olah TKP menggunakan alat 3D Scanner dengan titik 1 dan titik lain berjarak sekitar 10 meter.
Selama proses scaning, sebagian anggota kepolisian mengatur ulang arus kendaraan dengan menggunakan sebagian lajur dari sisi berlawanan. Hal ini dilakukan agar alat dapat beroperasi maksimal.
Selain di lokasi kejadian, Tim TAA Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim juga melakukan scaning menggunakan alat 3D Scanner pada 6 kendaraan yang terlibat kecelakaan.
“Scanning yang dilakukan tim TAA ini hasilnya untuk melengkapi olah TKP yang telah dilakukan, sehingga nanti ada titik terang terkait penyebab pasti kecelakaan ini,” imbuh AKBP Septa.
Diketahui sebelumnya, Sabtu malam (18/4/26), truk trailer bermuatan tripek nopol B 2965 UEJ, yang dikemudikan Cecep Adi Sucipto (46) warga Desa Kepuharum, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, mengalami rem blong dan menabrak 5 kendaraan.
Akibat petaka ini, 4 orang penumpang Toyota Vios Limo berplat AG 1644 EG, yakni (60), T. Sri Budiyatni (60), Devica Friskiara (29) dan Giovana Malik Ibrahim (3) meninggal dunia. Para korban merupakan satu keluarga asal Dusun Pundensari, Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.
Selain itu, sopir pikap dengan nomor polisi P 8361 GL, Muhammad Iswanto (33) warga Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember mengalami luka-luka serius. Saat kejadian, pikap tengah memuat sayur segar dari wilayah Jember menuju Surabaya. (*)













