Probolinggo,- Nur Aeni (35), menjadi korban pembegalan saat melintas di jalan raya Desa Jatiadi, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Minggu malam (12/4/26). Tidak hanya kehilangan barang berharga, korban juga mengalami luka-luka serius.

Kejadian bermula saat karyawan pabrik kayu di Desa Pajurangan, Kecamatan Gending itu, hendak pulang kerja. Ia mengendarai Yamaha Mio menuju rumahnya di Desa Wonorejo, Kecamatan Maron, sekitar pukul 20.00 WIB.

Sesampainya di lokasi, tepatnya di jalan masuk Desa Jatiadi, motir korban dipepet oleh dua orang pria tidak dikenal. Satu oranh pelaku yang posisinya bonceng menyobek tas yang dibawa korban dengan pisau lipat.

Setelah tas sobek, pelaku mengambil barang didalamnya. Merasa dirinya terancam, korban lalu menendang motor pelaku hingga terjatuh dan korban langsung melarikan diri.

“Pisau lipat yang digunakan pelaku saat menyobek tas juga mengenai tangan kanan korban hingga mengakibatkan 3 luka robek pada tangan korban,” kata Kepala Desa (Kades) Wonorejo, Muhammad Hasin.

Pelaku akhirnya berhasil membawa kabur tas milik Nur Aeni yang berisi uang tunas sebesar Rp500 ribu serta dompet yang isinya ATM dan KTP. Adapun motor korban, gagal digondol pelaku.

Setelah kejadian, korban dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan luka robek di tangannya. Tak lama berselang, korban dibawa pulang oleh keluarganya.

Anggota dari Polsek Gending yang mendapat laporan kemudian mendatangi lokasi kejadian. Polisi juga telah memintai keterangan korban dan saksi.

“Kemungkinan pelaku selain mengincar tas, juga mengincar motor korban namun korban sempat memberikan perlawanan sehingga pelaku hanya membawa kabur tas,” imbuh Hasin.

Kejahatan jalanan ini masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Korban berharap aparat penegak hukum serius mengungkap tindakam kriminal yang kian meresahkan masyarakat. (*)

Editor: Mohammad S

Advertisement

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.